Kenapa Ikan Air Tawar Sering Bau Lumpur? Ternyata Ini Alasannya
GH News February 15, 2026 12:08 PM
Jakarta -

Beberapa jenis ikan dianggap punya rasa dan bau lumpur yang mengganggu. Ternyata begini penjelasan dan cara mentralisir baunya.

Ikan menjadi salah satu sumber protein yang banyak dikonsumsi orang Indonesia. Sayangnya beberapa ikan air tawar punya aroma dan rasa yang kurang sedap. Misalnya ikan bandeng, gurame, atau ikan nila yang melekat dengan bau tanah atau bau lumpur.

Konten kreator kesehatan, Ikhsan Qothi melalui akun TikToknya @ikhsanqthii (11/2/2026), sedikit menjelaskan tentang hal tersebut. Ternyata ada alasan di balik segelintir ikan yang punya bau tanah atau bau lumpur.

Ilustrasi ikan bandengBeberapa ikan, seperti ikan bandeng atau patin, punya aroma khas lumpur atau tanah yang mengganggu. Foto: Freepik/freepik

Aroma tersebut datang dari lingkungan kolam yang tak bersih. Sehingga menyebabkan senyawa geosmin mengontaminasi tubuh ikan dan membuatnya beraroma tak sedap menyerupai lumpur atau tanah.

"Biasanya kan patin itu dikatakan bau lumpur, bau tanah lah... Tapi itu disebabkan karena senyawa geosmin yang disebabkan karena kolamnya kotor atau sisa pakan yang menumpuk pada dasar kolamnya itu," ujar Ikhsan yang kini berprofesi sebagai dokter umum.

Penjelasan serupa juga dilansir dari Futurity.org, disebutkan rasa lumpur yang disebabkan oleh geosmin datang dari mikroorganisme yang hidup pada kolam tempat ikan tersebut dikembang biakkan.

"Pada ikan, rasa dan aroma yang tak iinginkan ini memang mengganggu tetapi tetap aman untuk dikonsumsi. Para penambak ikan mengetahui alasan ini bertahun-tahun lalu, tetapi masih sulit mengatasinya," jelas Mikael Agerlin Petersen, selaku associate professor University of Copenhagen untuk departemen ilmu pangan.

Ternyata alasannya gegara kandungan senyawa geosmin yang menempel dari kolam yang kotor.Ternyata alasannya gegara kandungan senyawa geosmin yang menempel dari kolam yang kotor. Foto: Agung Pambudhy

Namun ada cara untuk mengatasi bau lumpur atau tanah tersebut. Sebelum ikan dijual ke pasar atau dipotong, ikan harus dipindahkan kolamnya.

Ikan yang telah terpapar geosmin baru bisa kembali netral jika dibiarkan hidup pada kolam dengan air bersih. Biarkan ikan selama beberapa jam atau hari berada di dalam kolam air bersih untuk melunturkan senyawa geosmin yang menempel.

Namun jika ikan sudah terlanjur dipotong, sebaiknya perhatian bagian insang. Bersihkan bagian insang hingga benar-benar bersih dan tidak mengontaminasi organ ikan lainnya.

Biasanya geosmin paling banyak mengendap pada bagian insang mengingat insang menjadi alat pernapasan utama pada ikan. Cara ini masih dianggap yang paling ampuh untuk menghilangkan bau lumpur atau tanah pada ikan.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.