TRIBUNTRENDS.COM - Kabar duka menyelimuti dunia pendidikan di Bandung.
Seorang siswa SMP negeri berinisial ZAAQ ditemukan tewas secara misterius pada Jumat (13/2/2026).
Fakta yang terungkap kemudian membuat peristiwa ini semakin memilukan: sebelum ditemukan tak bernyawa, ia sempat mengirimkan pesan terakhir kepada temannya.
Dalam percakapan tersebut, ZAAQ mengaku tengah diculik oleh seseorang yang tidak dikenal.
Setelah pesan itu terkirim, kabarnya mendadak terputus.
Remaja yang tercatat sebagai siswa SMPN 26 Bandung itu tak lagi bisa dihubungi, dan keberadaannya menjadi tanda tanya besar.
Baca juga: Siswi SD di Demak Akhiri Hidup, Chat Terakhir dengan Ibu Diduga Pemicu, Buat Status WA: Aku Cape
Sejak 9 Februari 2026, ZAAQ dilaporkan menghilang secara misterius.
Informasi mengenai hilangnya korban bahkan sempat diunggah dan diviralkan melalui akun media sosial resmi sekolahnya, sebagai upaya mencari keberadaannya.
"(Korban) masih ada di sekolah dan mengikuti pembelajaran sampai akhir. Setelah pulang dari sekolah dikabarkan hilang. Sehingga waktu kejadian hilang lewat dari pukul 13.40," tulis akun tersebut.
Beberapa waktu setelah laporan kehilangan menyebar, tangkapan layar percakapan yang diduga merupakan pesan terakhir korban beredar luas di media sosial.
Dari isi chat itu, terungkap kepanikan ZAAQ. Ia menyebut dirinya diculik dan dibawa menggunakan mobil oleh orang tak dikenal.
Pencarian yang dilakukan akhirnya berujung pada penemuan tragis.
Pada Jumat malam (13/2/2026), jasad ZAAQ ditemukan secara tidak sengaja oleh seorang konten kreator TikTok yang tengah melakukan siaran langsung di area bekas objek wisata Kampung Gajah Wonderland, tepatnya di Desa Cihideung, Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat.
Tubuh korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan, penuh luka.
Penemuan tersebut sontak mengejutkan masyarakat dan memicu gelombang keprihatinan mendalam.
Misteri di balik hilangnya ZAAQ hingga akhirnya ditemukan tak bernyawa kini menjadi perhatian luas dan menyisakan banyak pertanyaan.
"Je aing diculik anjir pas balik mawa duit, aing teu apal iye dimana. Jol dibawa kana mobil aing (Je aku diculik pas pulang bawa duit, aku gak tau ini di mana. Dibawa pakai mobil aku)," tulis diduga korban dalam chat.
Dapat chat dari korban, temannya pun ikut panik.
Dia langsung menghubungi nomor korban, tapi tak diangkat.
Hingga akhirnya korban kembali membalas dan mengatakan ke temannya agar jangan meneleponnya.
Sebab di dekatnya ia sedang diawasi.
"Mnh di mana (kamu di mana?). Baleg (pulang)," kata teman korban.
"Tong ditelepon. Aya nu ngawas (Jangan ditelepon. Ada yang ngawasin)," balas korban.
Baca juga: Aksi Kejam GR, Tak Cuma Bunuh Tapi Juga Lakukan Asusila ke Mayat Balita di Cilacap: Korban Diseret
Sementara itu Kapolres Cimahi, AKBP Niko Nurallah Adi Putra mengungkap fakta atas kasus tewasnya ZAAQ.
Awalnya diungkap Niko, jasad korban ditemukan oleh konten kreator di kawasan bekas objek wisata Kampung Gajah.
Kala itu saksi mencium bau menyengat di sekitaran TKP.
setelah ditelusuri ternyata bau tersebut berasal dari sesosok mayat di salah satu area bekas objek wisata Kampung Gajah tersebut.
"Betul, kami sudah terima laporan temuan korban meninggal dunia di eks Kampung Gajah sekitar pukul 20.45 WIB," ujar AKBP Niko Nurallah Adi Putra dilansir TribunnewsBogor.com dari Tribun Jabar.
Lebih lanjut kata Niko, saksi yang merupakan konten kreator tersebut kemudian melaporkan temuannya mayat tersebut kepada pihak keamanan tak jauh dari lokasi.
Pihak keamanan lantas melapor ke polisi.
"Selanjutnya saksi melaporkan penemuan tersebut ke pihak security, dan selanjutnya melaporkan ke pihak kepolisian," pungkas AKBP Niko Nurallah Adi Putra.
Polisi langsung mendatangi lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Selanjutnya, mayat tersebut dibawa ke Rumah Sakit Sartika Asih untuk dilakukan autopsi.
"Untuk sementara ini kami masih dalami. Sekarang korban sudah dibawa ke Rumah Sakit Sartika Asih," imbuh AKBP Niko Nurallah Adi Putra.
Usai diotopsi, jenazah korban kabarnya akan dibawa ke Garut, kampung halaman mendiang ibunya.
Korban rupanya adalah anak piatu yang selama ini hanya tinggal bersama sang ayah.
(TribunTrends/TribunBogor)