Peringatan Keras Guru Besar UI ke Prabowo: Jangan Senyum ke Netanyahu di Rapat Perdana!
Gianta Firmandimas Adya Mahendr February 15, 2026 12:42 PM


Sebab, kata Hikmahanto, Netanyahu beberapa waktu lalu telah menegaskan bahwa Israel yang disebutnya sebagai penguasa Gaza, tidak akan membiarkan Palestina merdeka di atas tanah Gaza.

"Menurut saya, sulit sekali Bapak Presiden mau berfungsi sebagai kuda trojan, masuk di BoP untuk memengaruhi, memberi warna."

"Karena apa? Israel, Perdana Menteri Netanyahu, kira-kira dua minggu lalu sudah menyatakan 'jangan pernah bermimpi untuk adanya negara Palestina merdeka di Gaza'," ucap Hikmahanto.

Sebelumnya, Indonesia menyatakan siap keluar dari BoP jika prinsip dalam BoP bertentangan dengan Indonesia dalam memperjuangkan kemerdekaan Palestina.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya juga mengatakan Indonesia memiliki kewenangan penuh untuk menarik diri sewaktu-waktu dari BoP, apalagi sejauh ini Indonesia diketahui belum membayar dana sebesar 1 miliar dolar AS atau berkisar Rp16,8 Triliun yang dikaitkan dengan keanggotaan BoP.

Diketahui, Dewan eksekutif organisasi yang akan dipimpin langsung oleh Trump ini beranggotakan sejumlah tokoh penting dunia yang anggota disebut-sebut diwajibkan membayar iuran sekitar Rp16 triliun hingga Rp17 triliun untuk menjadi anggota tetap.

Jika tidak, negara yang bergabung tetap bisa menjadi anggota selama tiga tahun.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.