Anggur Diduga Berformalin di Palangka Raya, Disperindag Kalteng Tunggu Hasil Uji Lab
Pangkan Banama Putra Bangel February 15, 2026 02:05 PM

 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKA RAYA - Sejumlah penjual buah di Palangka Raya masih belum mengetahui Disperindag Kalimantan Tengah (Kalteng) yang menemukan buah anggur terindikasi mengandung formalin.

Bagas, satu di antara penjual buah di Jalan RTA Milono, Palangka Raya mengungkapkan, dirinya belum mendengar kabar temuan buah anggur berfomalin.

Ia menyebut, selama ini petugas dari pemerintah juga belum menyosialisasikan terkait adanya buah anggur berformalin.

Baca juga: Gubernur Agustiar Sabran Ikut Joget Saat Silet Open Up Nyanyikan Tabola Bale

Baca juga: Isu Transfer Liga Italia: AC Milan Tawar Pemain Muda Real Madrid, Arsenal Gabung Perburuan

Baca juga: LINK TV Streaming PSIS Semarang Vs Persela Lamongan, Kans Mahesa Jenar Salip Persiba Balikpapan

"Belum ada juga yang memberi tahu ke sini," ujarnya kepada TribunKalteng.com Minggu (15/2/2026).

Bagas mengakui, belakangan buah anggur memang kurang diminati masyarakat.

Namun, hal itu bukan karena kabar anggur mengandung formalin melainkan karena kenaikan harga.

"Tidak berpengaruh sih, mungkin karena masyarakat juga belum banyak mendengar kabar itu (anggur berformalin,red)," ucapnya.

Menurut Bagas, selama ini ia juga belum pernah mendengar masyarakat yang menanyakan kandungan formalin pada buah anggur yang dijualnya.

"Paling yang bertanya anggur ini masih segar atau tidak," kata dia.

Selain Bagas, penjual buah di Jalan G Obos Palangka Raya, Astuti juga belum mengetahui kepastian tentang anggur berfomalin tersebut.

Namun demikian, Astuti mengakui sempat mendengar kabar tersebut dari agen yang menyediakan anggur yang dijualnya.

"Memang ada agennya menghubungi kami, bahwa untuk sementara tidak mendistribusikan anggur," ucapnya.

Saat ini, Astuti hanya menjual sisa anggur dari stok sebelumnya yang belum habis. Walau begitu, ia tak mengalami kerugian meski tak menerima distribusi anggur.

"Kalau anggur yang didistribusikan ke kami busuk, itu baru rugi, kalau dari agennya menarik tidak rugi," ungkapnya.

Diketahui sebelumnya, Disperindag Kalteng, menemukan buah anggur yang dijual di Palangka Raya, terindikasi formalin.

Kepala Bidang Perlindungan Konsumen Disperindag Kalteng, Maskur mengungkapkan, pihaknya masih belum memastikan kandungan formalin pada buah anggur tersebut karena masih dilakukan uji lab.

"Pada saat kami sudah mendapatkan hasil uji lab, akan kami sampaikan kepada publik untuk langkah selanjutnya," ujar Maskur kepada TribunKalteng.com, Kamis (12/2/2026).

Maskur membeberkan, pihaknya mengambil sampel anggur merah dan anggur hitam yang terindikasi formalin di beberapa titik di Palangka Raya.

"Tetapi kita tidak bisa langsung mengatakan itu mengandung formalin, kalau hasil labnya belum keluar," tegasnya.

Dirinya menyebut, pihaknya mencurigai kandungan formalin pada sampel buah anggur itu berdasarkan hasil penyaringan awal.

Namun, hasil penyaringan awal itu belum bisa menjadi dasar untuk menyimpulkan ada kandungan formalin atau tidak.

"Hanya terindikasi oleh screening awal kita," ungkap Maskur.

Maskur mengingatkan masyarakat, harus menjadi pembeli cerdas dan membeli produk di tempat terpercaya.

"Membedakannya harus uji lab, itu kenapa berbahaya bagi masyarakat, jadi konsumen harus cerdas," tutupnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.