Pertama, kucing dan para asisten dapat warisan Rp3,9 Triliun
Yang kedua, saudagar kaya dari Pamekasan Madura, Jawa Timur Haji Her tegaskan tak ambil untung dari porgram MBG
Terakhir soal THR PNS dan TNI yang bakal cari awal Ramadan 2026.
Baca juga: Viral Terpopuler: Nasib Wanita Penabrak Jambret Hingga Sekolah Tak Mau Klarifikasi Pencurian
Berikut Selengkapnya :
Perancang Chanel yang memiliki harta mencapai angka Rp 3,9 Triliun mewariskan kekayaan bukan kepada orang-orang yang sedarah dengannya.
Karl Lagerferd bahkan mencantumkan kucing kesayangan sebagai penerima warisan tertinggi yang ditinggalkan.
Keinginan mendiang perancang Chanel kelahiran Jerman, Karl Lagerfeld mengenai ahli waris kekayaannya yang sangat besar kini dapat dibatalkan, bahkan setelah kematiannya, dalam pertempuran pengadilan yang akan segera terjadi.
Surat wasiatnya, tertanggal 29 April 2016, mengesampingkan anak-anak dari saudara-saudaranya yang telah meninggal.
Karl Lagerferd meninggalkan kekayaan serta harta miliknya yang telah terkumpul, senilai sekitar 200 juta Euro atau sekitar Rp 3,9 triliun, kepada sekelompok kecil orang kepercayaannya.
Bukan sedarah, mereka adalah orang-orang yang telah mengabdi kepadanya selama beberapa tahun.
Baca juga: Pensiunan ASN Pemkab Kini Jadi Tersangka Kasus Penendangan Kucing
Mereka diyakini termasuk asisten dan pengawal pribadinya, Sébastien Jondeau, anak baptisnya yang masih remaja, Hudson Kroenig, serta model Brad Kroenig dan Baptiste Giabiconi.
Giabiconi menggambarkan dirinya sebagai "yang teratas" dalam daftar pewaris Lagerfeld.
Warisan diberi ke asisten, pegawai dan kucingnya
Terlepas dari sengketa warisan yang akan berjalan, media Jerman dengan cepat mencatat bahwa kucing peliharaan Lagerfeld yang berusia 14 tahun dan berbulu lebat, Choupette, dapat terus hidup tenang dalam kemewahan hidupnya.
Saat masih hidup, sang desainer mewariskan sebuah rumah dan taman di Prancis serta rekening bank yang penuh kepada pengurus rumah tangganya, Françoise Caçote, agar ia merawat kucing kesayangannya setelah kematiannya.
Karena pemberian itu dilakukan jauh sebelum kematiannya, hal itu dianggap berada di luar jangkauan gugatan hukum apa pun terhadap wasiatnya.
Gaya hidup mewah Choupette bagaikan legenda, ia makan dari piring porselen, tidur di atas kain Chanel, dan bersantai di dalam kandang kucing bermonogram Louis Vuitton.
Ia memiliki akun Instagram terverifikasi sendiri dengan 278.000 pengikut dan telah memperoleh penghasilan sebagai maskot iklan untuk perusahaan-perusahaan seperti produsen mobil Jerman, Audi.
Ketika Lagerfeld meninggal, spekulasi merebak bahwa ia tercantum sebagai penerima warisan dalam wasiatnya.
====> Baca Selengkapnya
Tanggapan diberikan oleh Khairul Umam atau Haji Her yang belakangan viral karena berikan uang Rp 50 ribu di ompreng MBG siswa.
Pemilik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pangeleyan di Kecamatan Tanah Merah, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, kembali menjadi sorotan usai membagikan uang Rp 50.000 pada ribuan ompreng.
Kali ini, Khairul Umam atau HaJi Her akan membangun rumah warga yang rusak menggunakan hasil dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) di dapurnya.
Hal itu disampaikan Haji Her saat menghadiri peresmian dan groundbreaking SPPG Polri, serta peresmian gudang ketahanan pangan di Bangkalan.
Mengaku tak ambil keuntungan
Dalam kegiatan itu, pengusaha tembakau asal Pamekasan itu menegaskan bahwa dirinya tidak akan mengambil keuntungan dari program MBG tersebut. Bahkan, bagi hasil yang sudah ditentukan juga tidak akan diambil.
"Hasilnya tidak akan saya minta. Misal ada hasil, ya buat warga yang rumahnya tidak layak di sini lah. Buat warga Bangkalan," katanya, Jumat (13/2/2026).
"Kita di sini bukan mencari uang. Uang saya sudah banyak," ujar Haji Her lagi.
Tak hanya itu, dia meminta agar pengurus di SPPG miliknya tidak mengurangi porsi dan kualitas MBG yang diberikan pada siswa.
Dia menegaskan bahwa pengelola SPPG juga wajib memberikan makanan sesuai anggaran yang sudah ditentukan.
"Jangan ambil hak orang. Semua petugas kan sudah ada komisinya. Haram mengambil untung di luar haknya," kata Haji Her.
Tak hanya itu, dia juga memberikan komentar terkait uang Rp 50.000 yang diberikan pada 1.877 siswa di 19 sekolah di Kecamatan Tanah Merah.
Pria berjuluk "Crazy Rich Madura" ini mengaku, uang tersebut merupakan hasil dari SPPG yang dimilikinya.
"Ya itu salah satu hasilnya saya kasihkan lagi ke siswa, supaya siswa semangat belajar," pungkasnya.
Sebelumnya, Haji Her membuat heboh karena memberikan uang Rp 50.000 ke ribuan ompreng MBG. Ompreng-ompreng tersebut lalu dibagikan dan diterima langsung oleh siswa di 19 sekolah di Bangkalan.
===> Baca Selengkapnya
Menjelang bulan suci Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri 2026, kepastian Tunjangan Hari Raya (THR) 2026 biasanya sudah ditunggu-tunggu.
Meski pemerintah belum menetapkan tanggal 1 Ramadan secara resmi, jadwal libur Lebaran dan cuti bersama sudah dipastikan.
Ini juga membuat Aparatur Sipil Negara (ASN) bertanya-tanya kapan THR akan cair dan bagaimana persiapannya.
Penjelasan Menkeu Purbaya
Menteri Keuangan RI, Purbaya Yudhi Sadewa memastikan dana THR sudah disiapkan dan akan dicairkan menjelang Ramadan.
Dia menyebut, pemerintah menggelontorkan anggaran sebesar Rp 55 triliun untuk pembayaran THR ASN serta TNI dan Polri pada 2026.
“Sudah pasti nanti. Tapi saya tidak tahu tanggal pastinya yang jelas. Di awal-awal puasa kita harapkan sudah bisa kita salurkan,” kata Purbaya dikutip dari KompasTV, Jumat (13/2/2026), via Kompas.com.
Menurutnya, strategi percepatan belanja negara termasuk THR, menjadi instrumen fiskal utama untuk menjaga momentum ekonomi sejak awal tahun.
Pemerintah ingin likuiditas masyarakat langsung meningkat, sehingga belanja konsumsi ikut terdorong.
“Jadi kita keluarkan semua belanjanya mungkin di bulan pertama untuk memastikan bahwa momentum pertumbuhan ekonomi masih akan berkelanjutan,” ucap Purbaya.
Pemerintah juga menyiapkan berbagai stimulus lain seperti percepatan program Makan Bergizi Gratis, rehabilitasi bencana, dan paket tambahan stimulus ekonomi.
Total belanja negara pada awal 2026 diproyeksikan mencapai Rp 809 triliun.
Dia menyampaikan, kebijakan fiskal tahun ini tetap ekspansif untuk mengejar target pertumbuhan yang lebih tinggi dari asumsi APBN.
“Pertumbuhan ekonomi kita di APBN tahun ini 5,4 persen, tapi saya akan coba dorong ke arah 6 persen. Saya bayarnya dari situ,” ujar Purbaya.
Komponen THR ASN 2026
Dilansir dari Kompas.com, Jumat (13/2/2026), jika mengikuti kebijakan 2024 dan 2025, THR biasanya mencakup gaji pokok, tunjangan keluarga, tunjangan pangan, tunjangan jabatan atau umum, serta tunjangan kinerja.
====> Baca Selengkapnya