TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division (JMT) mencatat terjadi peningkatan volume lalu lintas mudik meninggalkan Jabodetabek dan Jabar pada Sabtu (14/2/2026).
Senior General Manager Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division, Widiyatmiko Nursejati menyampaikan ada peningkatan volume kendaraan yang keluar wilayah Jabodetabek dan Jabar pada periode libur panjang tahun baru Imlek 2026.
Pantauan arus lalin dari empat Gerbang Tol (GT) yang keluar wilayah Jabodetabek dan dua Gerbang Tol (GT) yang keluar wilayah Jawa Barat cukup tinggi pada Sabtu (14/2/2026).
Total ada sebanyak 216.779 kendaraan atau meningkat 10.28 persen dibanding volume lalu lintas transaksi normal, yaitu 196.580 kendaraan.
"Transaksi kendaraan itu yang meninggalkan Jabodetabek menuju Bandara Internasional Soekarno Hatta, Tangerang, Merak, dan arah Puncak Bogor melalui empat Gerbang Tol (GT), di antaranya GT Cengkareng, GT Benda Utama, GT Cikupa, dan GT Ciawi 1," katanya dari keterangan tertulis, Minggu (15/2/2026).
Sementara untuk wilayah Jabar, lanjutnya, total sebanyak 150.624 kendaraan.
Baca juga: Viral di Medsos Sopir Angkot Seret Motor di Pasteur Bandung, Ternyata Bukan Laka Lantas tapi Begal
Angka ini naik sebesar 8,55 persen dibanding volume lalu lintas transaksi normal, yaitu 138.766 kendaraan transaksi di wilayah Kota Bandung dan sekitarnya yang melalui jalan tol ruas Padaleunyi.
Lalu lintas terdistribusi dari dua GT, yaitu GT Cileunyi Jalan Tol Padaleunyi dan GT Pasteur.
"Kami mencatat sebanyak 32.073 kendaraan menuju Bandung meninggalkan wilayah Rancaekek, Garut, dan sekitarnya melalui GT Cileunyi," tambah Widiyatmiko Nursejati.
Volume lalu lintas transaksi di GT tersebut meningkat sebesar 4,79 persen dari lalin normal, yaitu sebanyak 30.607 kendaraan.
Sedangkan volume lalu lintas transaksi dari arah sebaliknya atau yang menuju Rancaekek, Garut, dan sekitarnya melalui GT Cileunyi tercatat 44.847 kendaraan atau naik 16,27 persen dibanding lalu lintas normal sebanyak 38.573 kendaraan," ujarnya
Kemudian, volume lalu lintas transaksi GT Pasteur (masuk) meninggalkan Kota Bandung tercatat 33.750.
Angka ini naik sebesar 5,73 persen dari lalin normal sebanyak 31.920 dan volume lalu lintas transaksi yang menuju Kota Bandung melalui GT Pasteur tercatat 39.954 kendaraan atau naik sebesar 6,07 persen dibanding lalu lintas normal sebanyak 37.666 kendaraan.
"Kami mengimbau kepada masyarakat agar mempersiapkan diri sebelum melakukan perjalanan dengan memastikan kondisi kendaraan siap jalan, kondisi pengemudi yang prima, memperhatikan kecukupan BBM dan saldo e-toll untuk kenyamanan perjalanan," katanya.(*)