Laporan wartawan Tribunsumsel.com, Eko Hepronis
TRIBUNSUMSEL.COM, LUBUKLINGGAU - Puluhan remaja di Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan Sumsel), kembali melakukan aksi tawuran di tengah jalan.
Kali ini, aksi tawuran terjadi Jalan Yos Sudarso Kelurahan Tanah Periuk, Kecamatan Lubuklinggau Selatan II pada Minggu (14/2/2025) dinihari.
Peristiwa tawuran ini membuat warga menjadi resah dan mengganggu pengendara yang melintas.
Dalam video 51 detik yang diunggah akun Info Kriminal Linggau memperlihatkan puluhan remaja hendak menyerang puluhan remaja lainnya.
Remaja yang hendak melakukan penyerangan ini terlihat membawa celurit panjang, samurai dan sejumlah senjata tajam (Sajam) jenis lainnya.
Mereka datang mengendarai motor dan langsung hendak menyerang remaja lainnya, bahkan hingga ke pelosok lorong.
Selain itu, aktivitas para remaja ini menyebrang jalan juga terlihat mengganggu pengendara.
Akibat ulah para pelaku ini warga pun jadi terganggu, akibat suara teriakan serta lemparan batu yang mengenai rumah warga.
Baca juga: Diduga Tawuran, Remaja di Palembang Tak Sadarkan Diri karena Kepalanya Dibacok, Ibu Lapor Polisi
Baca juga: Dikira Tawuran, Belasan Pelajar di Palembang Ternyata Nonton Teman Duel Gegara Cewek, 1 Orang Kejang
Menurut Ansori warga setempat menyampaikan para aksi tawuran tersebut sering terjadi di kawasan tersebut.
"Kami sangat resah. Kejadian ini sering sekali terjadi setiap malam. Aksi ini sangat membahayakan warga yang melintas dan juga merusak ketenangan warga di sana," ujarnya.
Warga pun mendesak pihak kepolisian untuk segera mengambil tindakan tegas dan meminta para pelaku segera ditangkap.
Ansori berharap agar aksi preventif segera dilakukan sebelum jatuh korban jiwa atau kerugian yang lainnya, mengingat
"Kami berharap agar pihak kepolisian meningkatkan patroli malam, lalu melakukan penertiban kerumunan remaja yang sering nongkrong," ujarnya.
Menurut Ansori Polsek Lubuklinggau Selatan jarang sekali melakukan aksi patroli, sehingga remaja-remaja tersebut seperti tidak mempunyai efek jera.
"Kita minta polisi melakukan tindakan hukum bagi mereka yang kedapatan membawa senjata tajam atau mengganggu ketertiban umum, supaya ada efek jera" harapnya.
Sementara warga lainnya, karena kondisi ini sudah sangat meresahkan dan hampir terjadi setiap Minggu membuat surat terbuka kepada pihak kepolisian.
"Saya melaporkan adanya kejadian tawuran sekira pukul 03.45 yang terjadi di wilayah Margamulya, Kota Lubuklinggau. (Depan Mura Travel atau depan Kantor Hukum BBKLAW)," ujar Fachri seorang pengacara dalam akun Facebooknya.
Kejadian tersebut telah menimbulkan keresahan di tengah masyarakat, mengganggu ketertiban umum, serta berpotensi membahayakan keselamatan warga sekitar.
"Situasi ini sangat meresahkan, terutama bagi warga yang tinggal di sekitar lokasi kejadian," ungkapnya.
Sehubungan dengan hal tersebut, saya meminta perhatian dan tindakan dari pihak Kepolisian untuk segera menindaklanjuti kejadian ini, melakukan penertiban, serta mengambil langkah-langkah pencegahan agar kejadian serupa tidak kembali terjadi.
"Kami sebagai masyarakat tentu berharap adanya rasa aman dan ketertiban di lingkungan tempat tinggal kami," ujarnya.
Ikuti dan bergabung dalam saluran whatsapp Tribunsumsel.com