Siap-Siap Ramadhan 2026! BMKG Bandung Pantau Hilal di Unisba dan Bosscha
Muhamad Syarif Abdussalam February 15, 2026 05:40 PM

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Nandri Prilatama

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - BMKG Stasiun Geofisika Bandung bakal melakukan pengamatan atau rukyat hilal Ramadan 1447 H/2026 pada 17 dan 18 Februari 2026. Kepala Stasiun Geofisika Bandung, Teguh Rahayu menyampaikan bahwa penentuan awal bulan Hijriah didasarkan pada peredaran bulan mengelilingi bumi.

Dia menekankan, penentuan awal Hijriah sangat penting bagi umat Islam dalam penentuan awal tahun baru Hijriah, awal Ramadan, awal Syawal, hari raya Idulfitri, dan hari raya Iduladha.

"Kami sebagai institusi pemerintah berdasarkan amanat UU nomor 31 tahun 2009 tentang meteorologi, klimatologi, dan geofisika memiliki tugas dan fungsi salahsatunya memberikan pelayanan data tanda waktu dalam penentuan awal Hijriah. Kami sampaikan informasi hilal saat matahari terbenam pada Selasa (17/2/2026) dan Rabu (18/2/2026) sebagai penentu awal Ramadan tahun ini," ujarnya saat dihubungi, Minggu (15/2/2026).

Rahayu menambahkan, mekanisme pengamatan hilal penentu awal Qomariah (Hijriah) oleh BMKG ialah dengan memanfaatkan teleskop atau teropong terkomputerisasi yang dipadukan dengan teknologi informasi. 

"Saat pengamatan dilaksanakan, kecerlangan cahaya Hilal akan direkam oleh detektor yang dipasang pada teleskop yang secara otomatis mengikuti berubahnya posisi bulan di ufuk Barat. Dengan teknologi informasi, data tersebut langsung dikirim ke server di BMKG Pusat, untuk kemudian disimpan dan disebarluaskan secara online ke seluruh dunia melalui http://hilal.bmkg.go.id.," katanya.

Selain itu, lanjutnya, BMKG Stasiun Geofisika Bandung akan melakukan pengamatan hilal pada 17 Februari 2026 di Observatorium Albiruni Universitas Islam Bandung (Unisba, bersama dengan Universitas Islam Bandung, Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat, dan Badan Hisab Rukyat Daerah Provinsi Jawa Barat. 

Kemudian pada 18 Februari 2026, BMKG Stasiun Geofisika Bandung Bersama dengan Tim Observatorium Bosscha akan melaksanakan Rukyat Hilal di Observatorium Bosscha, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, bersama dengan UPT BMKG lain akan melaksanakan rukyat hilal di 37 lokasi di Indonesia.

Seperti Aceh, Tapanuli Tengah, Medan, Deli Serdang, Tanjung Pinang, Lampung, Padang, Bengkulu, Tangerang, Bandung, Pekalongan, Yogjakarta, Malang, Denpasar, Mataram, Gorontalo, Waingapu, Kupang, Alor, Balikpapan, Makassar, Gowa, Donggala, Manado, Kolaka, Ternate, Ambon, Sorong dan Jayapura.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.