Senggolan Vario vs Scoopy di Jalur Singaraja, Anak di Bawah Umur Dinyatakan Meninggal Dunia
Ida Ayu Suryantini Putri February 15, 2026 06:03 PM

TRIBUN-BALI.COM, BULELENG - Peristiwa lakalantas terjadi di ruas jalan Singaraja - Gilimanuk, tepatnya di wilayah Banjar Dinas Tegal lantang, Desa Pengulon, Kecamatan Gerokgak.

Nahas satu pengendara dikabarkan meninggal dunia akibat peristiwa ini. 

Insiden tersebut melibatkan sepeda motor Honda Vario DK 5886 VN dengan sepeda motor honda Scoopy DK 6644 VY. Peristiwa ini terjadi pada Sabtu (14/2/2025) sekitar pukul 20.00 wita.

Baca juga: MENGENASKAN, Kecelakaan Tragis di Jalan Cargo Denpasar, Korban Tewas di TKP

Kapolsek Gerokgak, Kompol I Made Derawi saat dikonfirmasi membenarkan ihwal insiden tersebut.

Dikatakan dia, pengendara sepeda motor Honda Vario merupakan anak di bawah umur bernama Azzam Adila Sanim (16) asal  Banjar Dinas Yeh Anakan, Desa Banjarasem, Kecamatan Seririt. 

Sedangkan pengendara sepeda motor Honda Scoopy, lanjutnya, merupakan pria berusia 42 tahun bernama Komang Widana asal Banjar Dinas Bubunan, Desa Tinga-tinga, Kecamatan Gerokgak.

Baca juga: Kecelakaan di Bali Sepekan, Truk Box VS Truk Molen, IKS Terpental dan Terlindas Truk Tangki

"Baik pengendara sepeda motor Honda Vario maupun Honda Scoopy tidak mengenakan helm saat berkendara di jalan raya," ujarnya dikonfirmasi Minggu (15/2/2026).

Insiden kecelakaan berawal saat Azzam mengendarai sepeda motornya dari arah timur (arah Seririt) menuju barat (arah Gerokgak).

Sesampainya di wilayah Banjar Dinas Tegal lantang, Desa Pengulon, Kecamatan Gerokgak pemuda 16 tahun itu mengambil haluan terlalu ke kanan. 

"Pada saat bersamaan datang pengendara sepeda motor Honda Scoopy dari arah berlawanan. Alhasil terjadi senggolan (serempetan) antara kedua sepeda motor," jelasnya. 

Baca juga: TEWAS Usai Kecelakaan Maut di Labuan Sait, Korban Terhimpit di Dalam Truk Tronton!

Pasca kejadian, Azzam dan Widana segera dilarikan ke Puskesmas Gerokgak 1 untuk mendapat perawatan medis.

Namun oleh pihak puskesmas, Azzam yang mengalami Cedera Kepala Berat (CKB) dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 21.00 WITA. 

"Sedangkan Widana mengalami luka lecet pada tangan kanan, lecet pada paha kanan, luka robek pada lutut kaki kanan, luka robek pada ibu jari kaki kanan serta lecet pada lutut kaki kiri. Saat ini yang bersangkutan menjalani rawat jalan," ujarnya.

Baca juga: MABUK Lalu Kecelakaan, Driver Ojol Temukan Warga Tergeletak di Jalan, Ambulans Gratis Gianyar Sigap

Selain korban jiwa, Kompol Derawi mengatakan peristiwa ini juga menyebabkan kerugian materiil senilai Rp1 juta.

Pihaknya mengimbau masyarakat agar selalu berhati-hati saat berkendara dan mematuhi aturan lalu lintas.

Pengendara diminta menggunakan helm standar, tidak mengambil jalur terlalu ke kanan, serta memastikan anak di bawah umur tidak mengendarai kendaraan bermotor demi keselamatan bersama. (*)

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.