TRIBUNWOW.COM - BREAKING NEWS laga PSIS Semarang vs Persela Lamongan, Laskar Mahesa Jenar gagal samakan kedudukan.
Dilansir TribunWow.com, duel kedua tim adalah lanjutan dari putaran ketiga babak penyisihan grup B Championship 2025/2026.
Pertandingan kedua tim digelar di Stadion Jatidiri, Semarang, Jawa Tengah, Minggu, 15 Februari 2026.
Pada menit ke-68, kapten PSIS Semarang, Otavio Dutra sebenarnya berhasil mengoyak jala gawang Persela Lamongan lewat tandukan.
Gol tersebut pun kemudian dicek VAR oleh wasit.
Setelah dicek via VAR, gol Otavio Dutra dianulir.
Hal itu karena ada rekannya yang berada di posisi offside dan menghalangi pandangan kiper saat Otavio Dutra menanduk bola.
Baca juga: Susunan Pemain PSIS Semarang Vs Persela: Ajang Balas Dendam Joko Tingkir, Dutra Cs Siap Redam
Di menit-menit awal, wasit dibuat sibuk untuk mengecek VAR setelah adanya indikasi pelanggaran.
Namun, wasit akhirnya tak membuat keputusan apapun setelah mengecek VAR.
Daniel Goncalves dapat momentum untuk membawa timnya unggul.
Pergerakannya cukup bebas di area pertahanan PSIS Semarang untuk menciptakn assist.
Sayang, tak ada satu pun pemain Persela Lamongan yang bisa menyambutnya.
Tegar Infantrie mencoba peruntungannya dengan melesatkan tendangan keras dari luar kotak penalti Persela Lamongan pada menit ke-9.
Tendangannya on target tapi berhasil ditangkap kiper Persela Lamongan.
Persela Lamongan berhasil unggul 1-0 pada menit ke-14 setelah memanfaatkan kesalahan Ibrahim Sanjaya.
Ibrahim Sanjaya lengah saat pemain Persela Lamongan mengirimkan crossing.
Momen tersebut dimanfaatkan oleh Hambali Tolib untuk mencetak gol dan berhasil membuahkan hasil positif.
Madilesa punya momentum di sisi pertahanan Persela Lamongan setelah diberi bola daerah oleh rekannya ketika laga memasuki menit ke-27.
Sayang, tendangannya ke gawang tak jelas arahnya dan gagal membuahkan hasil apa pun.
PSIS Semarang melakukan serangan bertubi-tubi ke gawang Persela Lamongan pada menit ke-32.
Namun aksi tuan rumah terhenti berkat penampilan solid bek Persela Lamongan dan Rafli Mahreza.
Tak lama berselang, para pemain PSIS Semarang protes ke wasit karena ada penggawa Persela Lamongan yang terindikasi melakukan pelanggaran.
Wasit kemudian memberikan kartu merah untuk pemain Persela Lamongan, Titan Agung.
Hal itu karena Titan Agung mengangkat kaki terlalu tinggi dengan pemain PSIS Semarang saat keduanya berebut bola.
Wasit kemudian mengecek VAR untuk memastikan keputusannya terkait kartu merah untuk Titan Agung.
Setelah mengecek VAR, wasit lansgung memberikan direct red card untuk Titan Agung.
PSIS Semarang bermain agresif dan dominan setelah unggul jumlah pemain.
Alwi merepotkan pertahanan PSIS Semarang pada menit ke-43.
Aksinya tersebut hampir membuat pemain belakang Persela Lamongan mencetak gol bunuh diri.
Pemain yang dimasukkan PSIS Semarang di awal babak kedua, Rafinha hampir menjebol gawang Persela Lamongan pada menit ke-46.
Ia menang duel udara saat rekannya melesatkan umpan lambung tapi tandukannya melambung tinggi di atas mistar gawang Persela Lamongan.
PSIS Semarang mendapat momentum dari skema tendangan bebas yang dilesatkan Tegar Infantrie pada menit ke-55.
Tegar Infantrie melayangkan umpan jauh dan gagal dimanfaatkan Otavio Dutra.
Rafinha punya peluang emas yang nyaris membuahkan gol pada menit ke-62.
Saat itu, ia berhasil melesatkan tendangan on target setelah menerima umpan dari rekannya.
Sayang, tendangan Rafinha itu berhasil ditepis Rafli Mahreza.
Otavio Dutra berhasil menjebol gawang Persela Lamongan pada menit ke-68.
Ia melesatkan tendukan ke jala gawang setelah memanfaatkan umpan dari tendangan sudut yang dilesatkan rekannya.
Akan tetapi, gol tersebut sempat dicek VAR karena ada indikasi offside.
Setelah dicek via VAR, gol Otavio Dutra dianulir.
Hal itu karena ada rekannya yang berada di posisi offside dan menghalangi pandangan kiper saat Otavio Dutra menanduk bola.
Starter: Mario Fabiyo Londok, Aldair Simanca, Ibrahim Sanjaya, Alwi Fadilah, Otavio Dutra (C), Azyah Nur Faizin Madilesa, Esteban Vizcarra, Muhammad Hidayat, Tegar Infantrie, Wawan Febrianto, dan Krisna Sulistia Budianto.
Cadangan: Beto Goncalves, Thaufan Hidayat, Muhammad Rio Saputro, Fahmi Al Ayyubi, Gustur Cahyo Putro, Habil Prasasti Akbar, Raka Octa Bernada, Dani Ibrohim, Rafinha, Dejan Muhammad, Delfin Rumbino, Ocvian Chanigio.
Pelatih: Andri Ramawi Putra
Starter: Rafli Mahreza, Daniel Goncalves, Dimas Juliono Pamungkas, Herwin Tri Saputra, Muhammad Yoga Wahyu Pratama, Hendro Siswanto (C), Luan Sergio Nascimento Dias de Almeida, Muhammad Hambali Tolib, Titan Agung, Wildan Hanif, dan Rizqki Putra Utomo
Cadangan: Rifky Tofani, Muhammad Affani Ubaidillah, Haikal Rihka Riza, Mochamad Adam Malik, Indra Rianto, Muh. Sadewa, Deva Naufal Ahnaf, Jhon Edu Mena Perez, Rafiud Drajat, Adam Maulana, Arya Putra, Rabbani Tasnim
Pelatih: Bima Sakti.
(TribunWow.com/Yonatan Krisna Halman Tri Santosa)