4 Rekor Minor Barito Putera Saat Kalah 4-1 di Markas Persipura di Liga 2, Turun ke Posisi Ketiga
Mulyadi Danu Saputra February 15, 2026 06:52 PM

 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Persipura Jayapura tampil perkasa di hadapan pendukung mereka di Stadion Lukas Enembe, Papua, Minggu (15/2/2026) sore.

Tim berjulukan Mutiara Hitam secara gemilang mengalahkan Barito Putera dengan skor 4-1, pada lanjutan kompetisi sepak bola kasta ke-2 di Indonesia, Championship 2025-2026.

Kemenangan pada pertandingan pertama di putaran ke-3 itu, membawa skuat asuhan pelatih Rahmad Darmawan kembali ke puncak klasemen Grup 2 atau Wilyah Timur.

Tambahan tiga laga pekan ke-19 ini, membuat Gunansar Mandowen dkk mengumpulkan poin 40 dan otomatis menggusur PSS Sleman dari puncak klasemen sementara.

Baca juga: Jelang Partai Panas Persipura Vs Barito Putera Minggu Siang Ini, Beredar Rumor Soal Renan Alves

Skuat berjulukan Super Elang Jawa harus turun ke posisi ke-2 dengan koleksi poin ke-39.

Ada pun Barito Putera, turun ke peringkat ke-3 dengan poin 37.

Terkait big match ini, banjarmasinpost.co.id mencatat beberapa rekor minor Barito Putera. Berikut listiclenya 

1. Kekalahan dengan skor terbesar

Kalah 4-1 di markas Persipura Jayapura merupakan laga dengan skor terburuk bagi Barito Putera di Liga 2 Championship 2025-2026.

Sebelumnya, Laskar menelan 3 kekalahan. Tapi skornya hanya 1-0.

Pertama saat menjamu Persela Lamongan di Stadion Demang Lehman, Kabupaten Banjar, pada 18 Oktober 2025.

Kemudian di kandang Persipura pada 25 Oktober 2025 dan homebase Persiba Balikpapan, Stadion Batakan pada 24 Januari 2026.

2. Puasa kemenangan selama 5 laga

Pulang dari Papua dengan tangan hampa, menambah panjang masa puasa kemenangan Barito Putera.

Tercatat tim asal Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan itu terakhir kali meraih poin penuh saat menang tipis 1-0 atas Persiku Kudus, di Stadion 17 Mei Banjarmasin.

Setelah itu, Bayu Pradana Cs menuai 3 hasil seri dan 2 kali tumbang.

Masing-masing lawan Persela Lamongan (away, skor 0-0), Persipura Jayapura (home, 1-1), Persiba Balikpapan (tandang, 1-0), PSS Sleman (tandang, 0-0) dan terakhi lawan Persipura hari ini.

3. Teco belum mampu pecah telur

Reputasi pelatih Barito Putera, Stefano Cugurra alias Teco sudah teruji dan diakui di pentas Liga 1 atau kini bernama Super League.

Trofi juara bersama Persija Jakarta dan dua piala kampiun untuk Bali United FC jadi bukti sahih keampuhan racikannya.

Tapi, begitu musim kompetisi ini turun ke kompetisi kasta ke-2, formula pria asal Brasl yang sudah jadi WNI itu belum sepenuhnya manjur.

Di awal musim dia memang membawa Barito Putera menguasai puncak klasemen sementara dengan torehan apik.

Lima kali menang dan tanpa pernah kebobolan oleh tim lawan.

Tapi, 3 kali bersua Persipura, Barito Putera hanya mampu sekali memaksakan hasil imbang.

Hasil itu juga linier dengan head to head Teco dengan Rahmad Darmawan atau Coach RD.

4. Wasit yang sama 

Big match Persipura Jayapura vs Barito Putera dipimpin wasit asal Aceh, Mustafa Kamal.

Ini bukan kali pertama, mantan pengadil di Liga 1 itu memimpin laga melibatkan Barito Putera.

Pada Agustus 2025 lalu, pria bertitel SPd MPd itu jadi wasit pertandingan persahabatan lawan Persiraja Banda Aceh.

Laga di Stadion H Dimurthala, Banda Aceh, Sabtu malam (16/8/2025) itu berakhir dengan skor 1-0 untuk kemenangan tuan rumah.

Gol tunggal kemenangan dicetak kapten Miftahul Hamdi pada menit ke-66.

(Banjarmasinpost.co.id/mulyadi danu saputra)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.