TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO – Momen membanggakan dirasakan oleh Shefatia Eirene Taroreh, cewek asal Minahasa yang tampil dalam rangkaian Peringatan Peristiwa Merah Putih di Lapangan KONI Sario, Manado, Sulawesi Utara, Sabtu (14/2/2026).
Shefatia menjadi salah satu perwakilan sekolahnya yang terlibat dalam tarian massal perang.
Ia tampil mengenakan busana adat Kabasaran, tarian perang khas Minahasa, di hadapan ribuan warga yang memadati lokasi kegiatan.
Ia mengaku bersyukur mendapat kesempatan tampil dalam peringatan sejarah tersebut.
Menurutnya, sebelum hari pelaksanaan, ia dan peserta lain sudah menjalani latihan secara intensif.
“Sebelum tampil sudah latihan. Saya tidak gugup, justru harus tunjukkan keberanian karena membawa identitas Kabasaran yang saya kenakan,” ujarnya saat diwawancara, Minggu (15/2/2026) siang.
Menariknya, momen tampil di peringatan Peristiwa Merah Putih itu juga bertepatan dengan Hari Valentine.
Bagi Rere, sapaan akrabnya, hari tersebut menjadi salah satu pengalaman bersejarah dalam hidupnya.
"Saya bangga bisa menjadi bagian dari kegiatan budaya dan sejarah tersebut," pungkasnya.
Ia berharap generasi muda semakin mencintai dan melestarikan budaya daerah Minahasa.
Nama Lengkap: Shefatia Eirene Taroreh (Rere)
Tempat, Tanggal Lahir: Langowan, 27 Agustus 2010
Sekolah : SMKN 1 Langowan
Jurusan: Desain Komunikasi Visual (DKV)
Cita-cita: Desainer Grafis
Orang Tua: Melky Taroreh dan Riva Tasik.
WhatsApp TribunManado.co.id : KLIK