TRIBUNSORONG.COM, SORONG - Pertamina EP Papua Field bagian dari Zona 14 Regional Indonesia Timur Subholding Upstream Pertamina terlibat dalam program pendidikan di Kota Sorong, Papua Barat Daya.
Pada kegiatan edukatif ini mengutus asesor/penguji praktikum dalam Uji Kompetensi Keahlian (UKK) Siswa Kelas XII Jurusan Teknik Perminyakan, SMK Negeri 1 Kota Sorong, Papua Barat Daya.
Baca juga: Detik-detik Mobil Tangki Pertamina Terperosok di Mariat Gunung Sorong, Sopir Tewas di Tempat
Papua Field Manager Ardi mengatakan, keterlibatan pada ujian yang berlangsung 2-3 Februari 2026, merupakan bentuk sinergi antara dunia pendidikan dan industri dalam menyiapkan sumber daya manusia yang kompeten dan siap kerja.
"Setiap tahun kami konsisten mengirimkan perwakilan pekerja sebagai asesor penguji, yaitu Ilmi Fathu Muhammad selaku Jr Engineer Petrolium dan Musrian yang merupakan Sr Operator Terminal dan Oil Barge,” ujar Ardi, dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (14/2/2025).
"Ini merupakan bentuk dukungan nyata kami terhadap peningkatan kapasitas dan kesiapan generasi muda dalam menyongsong dunia kerja."
Baca juga: Selama Antrean di SPBU Ternyata Stok BBM Aman, Pertamina Perketat Pengawasan
Ardi berharap kolaborasi dengan SMKN 1 Kota Sorong terus terjalin secara berkelanjutan guna mendukung pengembangan kapasitas generasi muda di Papua, karena program tersebut sejalan dengan komitmen perusahaan terhadap pembangunan berkelanjutan, khususnya di bidang pendidikan.
Kegiatan ini juga sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan 4 tentang Pendidikan Berkualitas (Quality Education), yang menekankan pentingnya akses pendidikan bermutu dan relevan dengan kebutuhan dunia kerja.
"Pertamina EP Papua Field berharap dapat berkontribusi dalam mencetak lulusan vokasi yang kompeten, siap kerja, dan memiliki daya saing tinggi di industri energi," kata Ardi.
Kepala Sekolah SMKN 1 Kota Sorong Agustinus Hotman Parulian Ompusunggu mengapresiasi atas kesediaan Pertamina EP Papua Field terlibat sebagai asesor.
Menurutnya, peran assesor bertujuan memberikan penilaian kompetensi secara objektif sesuai dengan standar dan kebutuhan dunia industri.
"Kami berharap kerja sama ini tidak hanya berhenti pada kegiatan uji kompetensi, tetapi dapat terus berlanjut dan berkembang, misalnya melalui program praktik kerja lapangan (PKL) atau bentuk kolaborasi lainnya di bidang pendidikan," ucap Hotman.
Baca juga: Pertamina Ngaku Tak Berani Sidak Mafia BBM Sendiri, DPR Kota Sorong Pasang Badan
Seorang peserta UKK, Olivia Beatrix Inanosa, siswi kelas XII Teknik Perminyakan, mengaku mendapatkan pengalaman baru karena diuji langsung asesor dari industri.
Hal senada disampaikan Azel Tawesi, siswa kelas XII lainnya.
Baca juga: Begini Penjelasan Pertamina Soal BBM Subsidi di Sorong, 2026 Kuota Menurun
Ia berharap kerja sama antara SMKN 1 Kota Sorong dan Pertamina EP Papua Field dapat terus berlanjut.
"Semoga adik-adik kelas kami ke depan juga bisa merasakan kesempatan yang sama dan lebih siap menghadapi dunia kerja," ujar Azel. (*/tribunsorong.com)