Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Jenderal Louis
AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Sinergi lintas sektor kembali diwujudkan melalui Bakti Kesehatan dan Bakti Sosial yang dipusatkan di Negeri Kailolo dan Negeri Kabauw, Kecamatan Pulau Haruku, Kabupaten Maluku Tengah, Sabtu (14/2/2026).
Kegiatan ini menjadi wujud kolaborasi Polri, TNI, dan pemerintah daerah untuk menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat kepulauan, khususnya layanan kesehatan dan kesejahteraan sosial.
Sejumlah pimpinan daerah dan unsur forkopimda hadir, di antaranya Ketua DPRD Provinsi Maluku, Sekda Provinsi Maluku, jajaran Kodam XV/Pattimura, Polda Maluku, serta perwakilan kejaksaan, TNI AU, dan intelijen daerah.
Turut mendampingi pejabat utama kepolisian wilayah, pimpinan kewilayahan, hingga perangkat adat kedua negeri.
Dalam agenda kemanusiaan tersebut, Polri bersama instansi terkait membuka pengobatan gratis bagi masyarakat umum dan khitanan massal bagi anak-anak di Kailolo dan Kabauw.
Tak hanya aspek kesehatan, kepedulian ekonomi juga diwujudkan lewat penyerahan bantuan sosial (bansos) kepada warga.
Penyerahan dilakukan secara simbolis oleh para pimpinan yang hadir sebagai penegasan komitmen bersama membantu masyarakat di wilayah kepulauan.
Raja Negeri Kailolo, Ali Ohorella, menyampaikan apresiasi atas kehadiran langsung pimpinan daerah dan aparat keamanan.
“Kehadiran Bapak Wakapolda dan rombongan sangat berarti bagi warga kami,” ujarnya.
Baca juga: Kesaksian Bupati KKT, Buka Dugaan Kebobrokan Relasi di Sidang Korupsi PT. Tanimbar Energi
Baca juga: Kemiskinan Maluku Turun Jadi 286,86 Ribu Orang Per September 2025
Hal senada diungkapkan Ketua Saniri Negeri Kabauw, Basri Jamal Karepesina.
Ia berharap kegiatan serupa berkelanjutan dan berdampak nyata.
“Kami bersyukur atas perhatian ini. Harapannya, bukan sekadar seremonial, tetapi aksi berkesinambungan yang manfaatnya dirasakan warga,” tegasnya.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Maluku, Rositah Umasugi, menegaskan kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Polri menghadirkan pelayanan prima.
“Selain mempererat silaturahmi, kami mengajak masyarakat bersama-sama menjaga kamtibmas yang kondusif di Maluku,” katanya.
Kolaborasi ini menegaskan bahwa kehadiran negara di wilayah kepulauan bukan sekadar simbolik, melainkan nyata menjawab kebutuhan dasar warga sekaligus memperkuat kohesi sosial dan stabilitas keamanan.(*)