Laporan Kontributor Tribunjabar.id, Dian Herdiansyah
TRIBUNJABAR.ID, SUKABUMI - Libur panjang Tahun Baru Imlek memicu lonjakan arus wisata ke Sukabumi. Dampaknya, kawasan Exit Tol Bocimi mengalami kepadatan kendaraan hingga menyebabkan antrean panjang dan waktu tempuh melambat drastis, Minggu (15/2/2026).
Lonjakan kendaraan wisatawan terjadi sejak pagi hari sekitar pukul 09.00 WIB hingga sore pukul 17.30 WIB. Antrean kendaraan dilaporkan mengular hingga sekitar satu kilometer dari gerbang tol menuju jalur arteri.
Padahal, jarak dari gerbang tol menuju Jalan Nasional Sukabumi - Bogor hanya sekitar 800 meter. Namun, tingginya volume kendaraan membuat pengendara harus menempuh perjalanan hingga tiga jam.
Salah seorang pengendara asal Jakarta, Lestari (45), mengatakan dirinya bersama keluarga memanfaatkan libur Imlek untuk berwisata ke pantai Palabuhanratu.
"Kita keluar pintu Tol sekitar pukul 15.20 WIB. Ke jalur luarnya yang lama 1 jam lebih. Memang ramai karena libur panjang,” ujarnya.
Selain jalur menuju Sukabumi–Bogor, kepadatan juga terjadi pada arus balik wisata dari arah Palabuhanratu dan Kota Sukabumi.
Kepadatan tersebut memicu kemacetan cukup panjang di kawasan Cibadak akibat tingginya volume kendaraan yang bertemu di jalur utama.
Petugas dari Satlantas Polres Sukabumi melakukan pengaturan lalu lintas dengan menempatkan personel di sejumlah titik rawan kemacetan. Selain itu, rekayasa lalu lintas juga diterapkan dengan pengalihan arus kendaraan dari beberapa jalur alternatif guna mengurai kepadatan.
Hingga sore hari, arus kendaraan wisata di kawasan tersebut masih terpantau padat merayap didominasi kendaraan dari arah Jakarta menuju Sukabumi.