TRIBUN-BALI.COM, BULELENG - Peristiwa kebakaran melanda satu unit rumah di Banjar Dinas Kelodan, Desa Ringdikit, Kecamatan Seririt, Buleleng.
Beruntung saat peristiwa terjadi, rumah yang dihuni seorang lansia bernama Ni Kadek Darmiadi (68) dalam keadaan kosong.
Seizin Kapolres Buleleng, Kasi Humas Polres Buleleng, IPTU Yohana Rosalin Diaz, mengungkapkan peristiwa ini terjadi sekitar pukul 01.30 WITA. Saat itu seorang warga bernama Made Pasek Ardika hendak mengantar istrinya ke pasar.
Baca juga: GEMPAR 2 Peristiwa Kebakaran di Desa Puhu Payangan, Simak Penjelasannya Berikut Ini
"Saat sedang bersiap ke pasar, saksi mendengar suara letupan keras disusul bau asap menyengat dari arah rumah tetangganya," ucap Kasi Humas, Minggu (15/2/2026).
Pria 55 tahun itu segera keluar rumah dengan maksud mengecek sumber suara. Namun ia justru melihat kobaran api dari rumah tetangganya.
Ardika bergegas membangunkan tetangga sekitar, kemudian mendatangi rumah anak Darmiadi, yakni Komang Agus Suarsana (43), yang berjarak 100 meter dari lokasi kejadian.
Baca juga: Atap Rumah Kontrakan Warga di Buleleng Roboh Akibat Kebakaran
"Berdasarkan keterangan anak korban, diketahui jika rumah dalam keadaan kosong. Sebab korban sedang berada di Denpasar," ujarnya.
Sementara itu, warga sekitar berupaya memadamkan api dengan alat seadanya sembari menunggu Pemadam Kebakaran Kecamatan Seririt.
Sekitar pukul 02.10 WITA, satu unit mobil Damkar Seririt tiba di lokasi, disusul bantuan satu unit mobil Damkar Induk Singaraja.
"Anggota Polsek Seririt langsung melakukan pengamanan lokasi dan membantu kelancaran proses pemadaman serta memastikan tidak ada korban jiwa. Kobaran api berhasil dipadamkan pukul 03.30 WITA," imbuhnya.
Baca juga: TRAGEDI Kebakaran di Pos Tiket RSUD Klungkung, Pengunjung Sempat Panik Lihat Kobaran Api!
Sejumlah barang berharga tidak dapat diselamatkan akibat peristiwa kebakaran ini.
Beberapa surat penting seperti sertifikat tanah hangus terbakar.
Empat lemari pakaian, empat dipan kayu beserta kasur, perhiasan, serta peralatan elektronik seperti televisi, kulkas, kipas angin, dan speaker aktif turut ludes dilalap api.
Sofa dan perabot rumah tangga lainnya juga mengalami kerusakan berat.
"Total kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp150 juta. Mengenai penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan," tandasnya. (*)