Periksa Sopir, Polisi Kantongi Identitas Penumpang Mesum di Taksi Online
Desy Selviany February 15, 2026 09:35 PM

TRIBUNNEWSDEPOK-Polisi telah selesai memeriksa sopir taksi online yang diduga menjadi korban penumpang mesum di Jakarta Selatan. 

Sopir taksi online bernama Azmi itu diperiksa Polsek Kebayoran Lama untuk mencari tahu identitas penumpang yang hampir melakukan hubungan intim di dalam taksi online. 

Insiden mesum tersebut berhasil dicegah oleh sopir taksi yang menegur pasangan muda-mudi tersebut. 

Kemudian peristiwa itu diviralkan oleh pengemudi taksi untuk mencegah dirinya mendapatkan sanksi dari Gojek apabila mendapatkan laporan dari penumpang mesum yang tidak terima ditegur. 

Dimuat Kompas.com pada Minggu (15/2/2026) pihak Polisi pun sudah mengetahui identitas penumpang mesum tersebut. 

Selanjutnya Polisi akan memanggil sepasang kekasih yang berbuat mesum di dalam mobil taksi online daerah Cipulir, Jakarta Selatan. 

Kapolsek Kebayoran Lama Kompol Kukuh Islami menyampaikan, identitas kedua penumpang tersebut telah diketahui dan saat ini pihak kepolisian tengah menyusun jadwal pemanggilan. 

"Untuk identitas pemesan taksi online tersebut sudah kita kantongi,” ucap Islami saat dikonfirmasi, Minggu (15/2/2026). 

Baca juga: Tak Hanya Diburu Polisi, Penumpang Mesum di Taksi Online Diblokir Gojek

Ia menjelaskan, pemeriksaan nantinya akan difokuskan pada klarifikasi terkait dugaan perbuatan tidak senonoh yang dilakukan pasangan tersebut saat berada di dalam kendaraan. 

Sejauh ini, sopir taksi online yang menyaksikan kejadian tersebut juga telah dimintai keterangan oleh pihak kepolisian. 

“Ke depan akan kita lakukan pemeriksaan. Masih dalam penyelidikan, untuk sopir taksi online sudah kami mintai keterangan,” ujarnya. 

Terpisah, Kanit Reskrim Polsek Kebayoran Lama AKP Ivo Amelia turut membenarkan adanya penyelidikan tersebut. 

Saat ini, kepolisian juga masih berkoordinasi dengan pihak Gojek terkait agenda pemanggilan penumpang. 

“Masih terus berkoordinasi dengan Gojek, untuk driver sudah dipanggil,” terang Ivo.

Saat ini penumpang mesum di taksi online diblokir dari platform Gojek lantaran dianggap merugikan mitra. 

Pemblokiran akun penumpang mesum itu disampaikan Head of Media Relations GoTo, Amanda Valani usai video sopir taksi online menegur penumpang mesum di dalam taksi viral di media sosial. 

Amanda mengatakan keputusan tersebut diambil berdasarkan hasil investigasi internal perusahaan.

Aksi tidak senonoh kedua penumpang tersebut dianggap pelanggaran berat sehingga Gojek memutuskan untuk memblokir permanen akun penumpang.

“Berdasarkan investigasi tersebut, terbukti penumpang melakukan pelanggaran. Akun penumpang tersebut telah kami lakukan pemblokiran permanen,” ujar Amanda dalam keterangannya, Jumat (13/2/2026) seperti dimuat Kompas.com.

Amanda juga mengimbau para mitra driver Gojek untuk segera melapor apabila mengalami tindakan pelanggaran melalui kanal resmi maupun fitur darurat di aplikasi.

Mitra juga bisa menekan tombol darurat pada aplikasi apabila menemukan kasus serupa.

“Dalam situasi darurat, mitra driver maupun pelanggan dapat menggunakan tombol darurat di aplikasi yang terhubung langsung dengan Unit Darurat,” jelasnya.

 

(TribunnewsDepok/DES/Kompas.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.