Jakarta (ANTARA) - Ratusan pelajar Bandung (Jawa Barat) mengikuti kompetisi Bahasa Inggris pada "Kreativa Global School", yakni "Kreativa English Competition 2026" yang bertujuan untuk mempersiapkan generasi muda agar berani mencoba, percaya diri dalam berbahasa Inggris dan berpikir kritis.

"'Kreativa English Competition' bukan hanya tentang siapa yang menang, tetapi tentang keberanian," kata CEO "Kreativa Global School", Erwin Selamet dalam keterangan tertulis di Jakarta, Minggu.

Dalam kegiatan ini, pihaknya berkolaborasi dengan English 1 mencakup kategori "Storytelling" (bercerita), Reading Contest (kontes membaca) dan "English Olympics" untuk tingkat TK hingga SD dan mendapatkan apresiasi dari berbagai pihak terutama orang tua.

"Saat mereka berani tampil dan berbicara dalam Bahasa Inggris, di situlah mereka sudah menjadi pemenang,” katanya.

Selain itu, penyelenggaraan lomba ini secara keseluruhan berjalan sangat baik, mulai dari "pra-event" seperti pengumuman perlombaan dan pendaftaran yang lancar.

“Panitia menunjukkan komitmen tinggi hingga acara selesai, sehingga kami sebagai orang tua merasa nyaman.,” kata dia.

Melalui ajang ini, "Kreativa Global School" menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada prestasi akademik, tetapi juga pada penguatan karakter, keberanian dan keterampilan komunikasi generasi muda.

Tahun ini, "Kreativa Global School" juga telah membuka pendaftaran untuk SMP dan SMA. "Kreativa Global School' merupakan "Islamic International School" pertama di Bandung Timur ini sudah terdaftar di Cambridge.

Menurut dia, pengakuan ini mencerminkan komitmen untuk menyediakan pendidikan internasional berkualitas tinggi dan mempersiapkan siswa untuk sukses di dunia yang terus berubah.

“Menjadi bagian dari komunitas 'Cambridge International', memungkinkan kami menyampaikan kurikulum yang diakui secara global, sambil tetap setia pada nilai-nilai kreativitas, karakter dan pembelajaran seumur hidup,” kata dia.

Orang tua siswa, Intan Primasari mengatakan, skema lomba kompetisi Bahasa Inggris kali ini berbeda dari yang pernah diikuti anaknya sebelumnya.

“Saya akan merekomendasikan kepada orang tua lain dan pasti memasukkan anak saya lagi jika ada kesempatan serupa,” kata dia.

Sementara pemenang pemenang "Reading Contest", Satria mengaku senang dapat berkompetisi di ajang ini dan dirinya berhasil menjadi yang terbaik "Alhamdulillah bisa jadi juara, peserta lain juga hebat-hebat dan sportif semua,” kata dia.