Nasib 11 Juta Peserta BPJS PBI yang Dinonaktifkan, Mensos Pastikan April 2026 Ada Kejelasan
Refly Permana February 15, 2026 10:26 PM

 

SRIPOKU.COM - 11 juta peserta BPJS segmen Penerima Bantuan Iuran (PBI) dinonaktifkan.

Kabar terbaru pada Minggu (15/2/2026), status belasan jutaan peserta BPJS PBI ini bakal ada kejelasan secara bertahap hingga April 2026 nanti.

Menteri Sosial, Saifullah Yusuf atau Gus Ipul, menargetkan reaktivasi 11 juta kepesertaan BPJS PBI akan selesai April 2026. 

PBI JKN menyasar masyarakat miskin dan tidak mampu serta kelompok rentan lainnya. 

Baca juga: Trik Pemkab Musi Rawas Agar Eks Peserta BPJS PBI Tak Sulit Berobat, Program Bupati Jadi Senjata

Peserta PBI JKN tidak dikenai biaya iuran karena iurannya dibayarkan langsung oleh pemerintah pusat maupun daerah.

Selain itu, pihaknya memberikan kesempatan atau peluang reaktivasi kepesertaan masyarakat yang memang membutuhkannya atau tidak tercatat dalam sistem.

“Kita juga ingin masyarakat menyanggah atas data-data di dalam DTSEN (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial Nasional) itu," kata Gus Ipul kepada wartawan saat berkunjung ke Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, Sabtu, (14/2/2026).

Dia berkata, yang otomatis direaktivasi adalah kepesertaan orang-orang yang memiliki penyakit kronis atau katastrofik, seperti jantung koroner atau gagal ginjal yang memerlukan cuci darah secara rutin.

“Tetap kita lakukan groundcheck, kita lakukan uji di lapangan dalam beberapa bulan ke depan. Hasilnya nanti akan jadi pedoman untuk menyalurkan PBI pada tahap berikutnya," ujar dia.

“Antara dua sampai tiga bulan ke depan. Kita harapkan untuk yang 106 ribu lebih, yang memiliki penyakit kronis itu, paling enggak 2 bulan. Sisanya, dari 11 juta itu, kita harapkan tiga bulan, maksimal April,” kata Gus Ipul.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.