BANJARMASINPOST.CO.ID - Menghitung hari menyambut Bulan Ramadhan 1447 H, seluruh umat muslim di dunia tak terkecuali Indonesia sudah mulai melakukan persiapan.
Salah satunya adalah membersihkan diri dengan melakukan mandi wajib untuk menghilangkan hadast besar sebelum masuk bulan Ramadhan.
Lantas bagaimana dengan mandi khusus dalam menyambut bulan suci Ramadhan 2026 ?
Apakah ada sunnah atau kewajiban melakukan mandi khusus sebelum berpuasa?
Dikuti banjarmasinpost.co.id, Minggu (15/2/2026) melalui kanal youtube Kajian Sunnah, Ustadz Khalid Basalamah mengatakan tak ada mandi khusus sebelum Ramadhan.
Baca juga: Targetkan 10 Kategori Penerima, Baznas HSS Salurkan Bantuan Ramadan 1447 H
Baca juga: Waktu Afdal Bersahur Memasuki Ramadan 2026, UAH Uraikan Kemuliaannya
“Apakah ada mandi khusus untuk Ramadhan? Tidak ada,” tegas Ustadz Khalid Basalamah.
Hanya saja, jika memiliki hadast besar seperti mengeluarkan sperma, bersetubuh, haid, nifas, dan melahirkan maka perlu melakukan mandi wajib.
Sementara, bagi tetap ingin mengerjakannya, berikut tata cara melakukan mandi wajib untuk menghilangkan hadast besar sebelum menjalani ibadah puasa adalah sebagai berikut.
Niat mandi wajib sebelum puasa Ramadhan
نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِفَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ
Artinya: “Aku berniat mandi hadas besar untuk menjalankan puasa Ramadhan.”
Berikut adalah tata cara mandi wajib sebelum puasa Ramadhan sesuai dengan sunnah Rasulullah SAW:
1. Mendahulukan Membasuh Kotoran dan Najis
Sebelum memulai mandi wajib, pastikan untuk membersihkan seluruh kotoran dan najis yang ada di tubuh. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa tubuh benar-benar bersih sebelum disucikan dengan air.
2. Berwudhu
Setelah membersihkan kotoran, lakukan wudhu terlebih dahulu seperti biasa. Hal ini dimaksudkan untuk menyucikan anggota wudhu sebelum membasuh seluruh tubuh.
Baca juga: Haul Haji Leman di Marabahan Batola Dihadiri Ribuan Jamaah, Jadi Ruang Doa dan Silaturahmi Umat
3. Membaca Basmalah
Sebelum memulai mandi wajib, bacalah basmalah “Bismillahirrahmanirrahim” untuk memohon perlindungan kepada Allah SWT.
4. Berkumur dan Menghisap Air ke Dalam Hidung
Berkumurlah dengan air dan hisaplah air ke dalam hidung sebanyak tiga kali. Hal ini bertujuan untuk membersihkan mulut dan hidung dari hadas.
5. Menghadap Kiblat
Saat mandi wajib, dianjurkan untuk menghadap kiblat sebagai bentuk penghormatan kepada Allah SWT.
6. Mendahulukan Anggota Badan Kanan
Basuhlah seluruh tubuh dengan air secara merata, dimulai dari anggota badan kanan terlebih dahulu. Pastikan seluruh bagian tubuh tersentuh oleh air, termasuk bagian yang tersembunyi.
7. Membasuh Badan Tiga Kali
Dianjurkan untuk membasuh seluruh tubuh sebanyak tiga kali. Hal ini dimaksudkan untuk memastikan bahwa seluruh tubuh benar-benar bersih dari hadas.
Doa setelah Mandi Wajib
أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ اللَّهُمَّ اجْعَلْنِى مِنَ التَّوَّابِينَ وَاجْعَلْنِى مِنَ الْمُتَطَهِّرِينَ
Asyhadu allaa ilaha illallahu wahdahu laa syarikalah, wa asyhadu anna muhammadan ‘abduhu wa rasuluh, Allahummaj’alnii minattawwabiina waj’alnii minal mutathahhiriin
Artinya:
Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah dan tiada sekutu bagi-Nya. Dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah utusan-Nya. Ya Allah, jadikanlah aku termasuk orang yang bertobat dan jadikanlah aku termasuk orang yang menyucikan diri.
(Banjarmasinpost.co.id/Danti Ayu)