TRIBUNMANADO.CO.ID- Saat Yesus terangkat ke surga, ada Roh Kudus yang datang ke dunia.
Ia tinggal di dalam hati umat yang percaya kepada Tuhan Yesus.
Ia terus menemani dan memberikan penghiburan kepada manusia.
Baca juga: Renungan Harian Kristen Mazmur 30: 1-12, Dukacita dan Tanggal Kedaluarsa
Adanya Roh Kudus dalam hati bisa diketahui dengan buah yang dihasilkan dari tindakan.
Berikut renungan harian Kristen berjudul Buah Roh: Kasih yang Menghidupkan.
Bacaan Alkitab diambil dalam Galatia 5:22.
Tetapi buah Roh ialah: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan,
Dalam Galatia 5:22, Rasul Paulus menyebutkan bahwa kasih adalah buah pertama dari Roh Kudus.
Ini menunjukkan bahwa kasih bukan sekadar emosi manusiawi, melainkan hasil karya Roh Allah di dalam hati orang percaya.
Kasih yang sejati tidak bisa dipaksakan; ia tumbuh secara alami dari kehidupan yang dipimpin oleh Roh Kudus.
Ketika seseorang hidup dalam tuntunan Roh, kasih menjadi dasar bagi semua tindakan dan sikapnya.
Kasih membuat kita sabar menghadapi kelemahan orang lain, murah hati dalam memberi, dan rendah hati dalam melayani.
Tanpa kasih, semua perbuatan baik kehilangan maknanya, karena kasihlah yang memberi kehidupan pada setiap tindakan.
Kasih yang lahir dari Roh juga membawa pengharapan.
Kasih itu menguatkan kita untuk terus percaya bahwa kebaikan akan menang, meski dunia sering menunjukkan sebaliknya.
Dalam kasih, kita belajar mengampuni, bertahan, dan tetap menabur kebaikan di tengah kesulitan.
Hari ini, marilah kita membuka hati agar Roh Kudus menumbuhkan buah kasih di dalam diri kita.
Biarlah kasih itu menjadi cahaya yang menuntun langkah kita, agar melalui hidup kita, orang lain dapat merasakan kehadiran Allah yang penuh kasih dan pengharapan.