LA Mania Serbu Kontras Persela Lamongan seusai Seri Kontra PSIS Semarang, Beri Respons Mencengangkan
Lailatun Niqmah February 16, 2026 08:44 AM

TRIBUNWOW.COM - LA Mania serbu kontras Persela Lamongan seusai gagal menang dan hanya seri kontra PSIS Semarang, beri respons mencengangkan.

Dilansir TribunWow.com, kemenangan di depan mata Persela Lamongan atas tuan rumah PSIS Semarang sirna di Stadion Jatidiri, Semarang, Minggu (15/2/2026).

Persela Lamongan sejatinya berhasil unggul sejak menit ke-14 atas PSIS Semarang.

Hambali Tolib sukses memanfaatkan kesalahan Ibrahim Sanjaya dalam lakukan intersep crossing.

 

Baca juga: PSIS Semarang Imbang Rasa Kalah Kontra Persela, Panser Biru-Snex Kecewa dan Sorot 1 Sosok Ini

Jalannya Laga

Babak 1

Di menit-menit awal, wasit dibuat sibuk untuk mengecek VAR setelah adanya indikasi pelanggaran.

Namun, wasit akhirnya tak membuat keputusan apapun setelah mengecek VAR.

Daniel Goncalves dapat momentum untuk membawa timnya unggul.

Pergerakannya cukup bebas di area pertahanan PSIS Semarang untuk menciptakn assist.

Sayang, tak ada satu pun pemain Persela Lamongan yang bisa menyambutnya.

Tegar Infantrie mencoba peruntungannya dengan melesatkan tendangan keras dari luar kotak penalti Persela Lamongan pada menit ke-9.

Tendangannya on target tapi berhasil ditangkap kiper Persela Lamongan.

Persela Lamongan berhasil unggul 1-0 pada menit ke-14 setelah memanfaatkan kesalahan Ibrahim Sanjaya.

Ibrahim Sanjaya lengah saat pemain Persela Lamongan mengirimkan crossing.

Momen tersebut dimanfaatkan oleh Hambali Tolib untuk mencetak gol dan berhasil membuahkan hasil positif.

Madilesa punya momentum di sisi pertahanan Persela Lamongan setelah diberi bola daerah oleh rekannya ketika laga memasuki menit ke-27.

Sayang, tendangannya ke gawang tak jelas arahnya dan gagal membuahkan hasil apa pun.

PSIS Semarang melakukan serangan bertubi-tubi ke gawang Persela Lamongan pada menit ke-32.

Namun aksi tuan rumah terhenti berkat penampilan solid bek Persela Lamongan dan Rafli Mahreza.

Tak lama berselang, para pemain PSIS Semarang protes ke wasit karena ada penggawa Persela Lamongan yang terindikasi melakukan pelanggaran.

Wasit kemudian memberikan kartu merah untuk pemain Persela Lamongan, Titan Agung.

Hal itu karena Titan Agung mengangkat kaki terlalu tinggi dengan pemain PSIS Semarang saat keduanya berebut bola.

Wasit kemudian mengecek VAR untuk memastikan keputusannya terkait kartu merah untuk Titan Agung.

Setelah mengecek VAR, wasit lansgung memberikan direct red card untuk Titan Agung.

PSIS Semarang bermain agresif dan dominan setelah unggul jumlah pemain.

Alwi merepotkan pertahanan PSIS Semarang pada menit ke-43.

Aksinya tersebut hampir membuat pemain belakang Persela Lamongan mencetak gol bunuh diri.

Babak 2

Pemain yang dimasukkan PSIS Semarang di awal babak kedua, Rafinha hampir menjebol gawang Persela Lamongan pada menit ke-46.

Ia menang duel udara saat rekannya melesatkan umpan lambung tapi tandukannya melambung tinggi di atas mistar gawang Persela Lamongan.

PSIS Semarang mendapat momentum dari skema tendangan bebas yang dilesatkan Tegar Infantrie pada menit ke-55.

Tegar Infantrie melayangkan umpan jauh dan gagal dimanfaatkan Otavio Dutra.

Rafinha punya peluang emas yang nyaris membuahkan gol pada menit ke-62.

Saat itu, ia berhasil melesatkan tendangan on target setelah menerima umpan dari rekannya.

Sayang, tendangan Rafinha itu berhasil ditepis Rafli Mahreza.

Otavio Dutra berhasil menjebol gawang Persela Lamongan pada menit ke-68.

Ia melesatkan tendukan ke jala gawang setelah memanfaatkan umpan dari tendangan sudut yang dilesatkan rekannya.

Akan tetapi, gol tersebut sempat dicek VAR karena ada indikasi offside.

Setelah dicek via VAR, gol Otavio Dutra dianulir.

Hal itu karena ada rekannya yang berada di posisi offside dan menghalangi pandangan kiper saat Otavio Dutra menanduk bola.

Rafinha nyaris menjebol gawang Persela Lamongan pada menit ke-74.

Saat itu ia melesatkan tendangan pleasing dari luar kotak penalti Persela Lamongan dan gagal digapai Rafli Mahreza.

Sayang, tendangannya mengenai mistar gawang dan bola keluar lapangan.

Gawang PSIS Semarang nyaris jebol setelah Persela Lamongan berhasil memanfaatkan peluang emas melalui skema serangan balik pada menit ke-80.

Beruntung bagi PSIS Semarang karena Mario Fabiyo Londok mampu mengamankan peluang tersebut.

Rafinha mendapat peluang emas di menit ke-81 tetapi berhasil digagalkan Rafli Mahreza.

PSIS Semarang akhirnya berhasil mencetak gol ke gawang Persela Lamongan pda menit akhir tambahan waktu babak kedua.

Momen bermula ketika Otavio Dutra melesatkan tendangan keras ke gawang Persela Lamongan setelah memanfaatkan second ball di dalam kotak penalti tim tamu.

Tendangan Otavio Dutra mengenai kaki Rafinha dan mengalir masuk ke jala gawang Persela Lamongan serta tak bisa diantisipasi Rafli Mahreza.

Akan tetapi, gol tersebut sempat dicek VAR karena ada indikasi offside.

Setelah dicek via VAR, gol Otavio Dutra dianulir.

Hal itu karena ada rekannya yang berada di posisi offside dan menghalangi pandangan kiper saat Otavio Dutra menanduk bola.

(TribunWow.com/Adi Manggala S)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.