Laporan wartawan TribunBanten.com, Misbahudin
TRIBUNBANTEN.COM, PANDEGLANG-Dewan Pimpinan Daerah (DPD)Partai Golkar Kabupaten Pandeglang, Banten, hari ini, Senin (16/2/2026), melaksanakan Musyawarah Daerah (Musda) ke-XI Tahun 2026.
Musda akan digelar di Hotel Horison Pandeglang.
Anggota Fraksi Golkar DPRD Pandeglang, Habibi Arafat, dihubungi Minggu (15/2/2026) malam menyebut, hanya ada satu calon ketua di Musda Golkar tahun ini, yakni Agus Khotibul Umam.
"Iya cuma satu, mudah-mudahan aklamasi," katanya.
Habibi menjelaskan, alasan calon ketua Golkar hanya satu dikarenakan sudah berdasarkan kesepakatan seluruh kader Golkar Pandeglang.
"Saya kira, kader sudah sepakat Agus Khotibul Umam menjadi ketua DPD Golkar ke depannya," jelasnya.
"Tambah lagi ada arahan dari DPD Provinsi, biar solid dimusyawarahkan aklamasi," tambahnya.
Habibi mengakui, Musda Golkar Pandeglang paling akhir dibandingkan kabupaten dan kota lain di Banten.
"Ya tadi itu, DPP dan DPD 1 Provinsi inginnya tidak ada pertarungan, tapi harus mengedepankan musyawarah dengan menghasilkan pemimpin yang terbaik untuk Golkar Pandeglang ke depannya," ujarnya.
Habibi mengatakan, sosok Agus Khotibul memiliki jiwa kepemimpinan yang layak membawa Golkar berlayar di Pandeglang.
Terlebih, secara pengalaman yang dimiliki Ketua DPRD Kabupaten Pandeglang itu juga sudah mumpuni.
"Saya kira layak, beliau ketua DPRD, jadi kelihatan jiwa kepemimpinannya. Tangung jawab, koperatif ke semua golongan yah," katanya.
Menurut Habibi, Agus Khotibul Umam secara trah politik sudah terlahir dari orang tua yang berasal dari Golkar.
"Dari orang tuanya pengurus Golkar. Artinya beliau sangat mencintai, dan saya kira beliau serius membesarkan Golkar Pandeglang ke depannya," ujarnya.
Baca juga: Profil Agus Khotibul Umam, Adik Gubernur Lemhannas Siap Nahkodai DPD Golkar Pandeglang
Calon ketua DPD Golkar Pandeglang, Agus Khotibul Umam, mengucap terima kasih kepada seluruh kader Golkar Pandeglang yang telah memberikan dukungan kepada dirinya.
"Tentu saya akan memegang kepercayaan itu dengan baik. Dan saya tidak akan mengecewakan itu semua," katanya, dalam sambungan telepon.
Agus berharap, pelaksanaan Musda Golkar ke XI dapat berjalan lancar dan sukses.
"Mudah-mudahan lancar dan sukses. Intinya kita ingin ke depan Golkar Pandeglang solid, kompak dan menjadi juara," pungkasnya.
Perlu diketahui, Agus Khotibul Umam saat ini menjabat sebagai Ketua DPRD Kabupaten Pandeglang, periode 2024-2029.
Tak hanya itu, Agus Khotibul Umam juga adik kandung Gubernur Lemhanas, Ace Hasan Syadzily.
Agus menempuh sekolah SD di Kecamatan Labuan Pandeglang, kemudian melanjutkan sekolah SMP Islam di Tasikmalaya, setelah itu kembali ke Pandeglang dan sekolah di SMA Pandeglang.
Setelah sekolahnya beres, kemudian Agus kembali melanjutkan pendidikannya S1 di Universitas Syarif Hidayatullah Jakarta dan pasca di UIN Banten.
Sebelum menjadi anggota DPRD Pandeglang tahun 2019, Agus mengajar di pondok pesantren dan Madrasah di Kecamatan Labuan.
"Saya di pondok pesantren menjadi tenaga pengajar waktu itu, sekaligus mengelola sekolah Madrasah. Nah setelah itu saya ikut kepengurusan Golkar di Kecamatan dan ikut kontestasi di Pileg 2019, Alhamdulillah saya terpilih," ujarnya.
Agus menjabat di DPRD Pandeglang sudah dua periode, sejak terpilih tahun 2019 yang kemudian terpilih kembali tahun 2024 sekaligus menjadi ketua DPRD Pandeglang periode 2024-2029.
Agus Khotibul Umam adalah adik kadung Ace Hasan Syadzily yang kini menjabat sebagai Gubernur Lemhanas.
"Itu kakak kandung. Beliau juga sama merintis di UIN Syarif Hidayatullah dan pernah jadi Presiden Mahasiswa di sana," katanya.
Keluarga Agus Khotibul Umam terejun ke partai berlogo beringin itu ternyata sudah lama, berawal dari sang ayah yang pernah menjadi pengurus Golkar sekaligus anggota DPRD Pandeglang.
"Karena memang kami lahir dari keluarga politik. Ayah kita dulu pernah jadi DPRD Pandeglang selama empat periode dan pernah menjadi wakil DPD Golkar," ucapnya.
"Jadi kami kira-kira mengikuti jejek orang tua, orang tua kami backgroundnya sama dari pesantren," sambungnya.
Hingga saat ini, pondok pesantren dan Madrasah yang menjadi pijakan keluarga Agus Khotibul Umam masih berjalan.
"Alhamdulillah masih berjalan, mudah-mudahan bisa bertumbuh dan berkembang ke depannya," pungkasnya.