Gerakan Siswa Cinta Masjid Serentak di 16 Kecamatan Donggala, Jangkau 149 Desa
Fadhila Amalia February 16, 2026 09:29 AM

 

TRIBUNPALU.COM, DONGGALA – Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, mengungkapkan Gerakan Siswa Cinta Masjid telah dilaksanakan secara serentak di 16 kecamatan di Kabupaten Donggala.

Gerakan ini menjangkau 149 desa dan 9 kelurahan, sebagai bagian dari upaya memasyarakatkan ibadah masjid dan membentuk karakter generasi muda lebih baik.

Gerakan Siswa Cinta Masjid, yang dimulai pada Senin (16/2/2025) dalam rangkaian kegiatan Subuh Berkah, menjadi bagian dari penguatan Program Berani Berkah dicanangkan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah.

Kegiatan ini juga diikuti dengan Salat Subuh berjamaah di Masjid Raya Donggala, yang dihadiri oleh Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid, Wakil Gubernur Reny A Lamadjido, Ketua TP PKK Sulteng Sry Nirwanti Bahasoan, dan Kapolda Sulteng Irjen Pol Endi Sutendi, serta jajaran pemerintah daerah, tokoh agama, masyarakat, siswa, dan orang tua.

Baca juga: Penetapan Awal Ramadan 2026, Pemerintah Gelar Sidang Isbat Besok, Pantau Hilal di 96 Titik

Anwar Hafid menyampaikan kegiatan ini berjalan serentak di seluruh wilayah Kabupaten Donggala.

Gerakan ini tidak hanya melibatkan para siswa, tetapi juga melibatkan camat, kepala desa, lurah, dan kepala sekolah yang memimpin kegiatan di masing-masing wilayah.

Dengan cakupan yang luas ini, Ia berharap Gerakan Siswa Cinta Masjid dapat memperkuat ikatan spiritual dan sosial antarwarga, sekaligus mengajak generasi muda untuk lebih mengenal dan memakmurkan masjid.

"Gerakan ini kami harapkan bisa menciptakan suasana religius di setiap desa dan kelurahan, serta menanamkan nilai-nilai keimanan dan kebaikan dalam diri setiap siswa," ujar Anwar Hafid.

Gubernur Sulteng Luncurkan Gerakan Siswa Cinta Masjid di Donggala
GERAKAN SISWA CINTA MASJID - Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, meluncurkan Gerakan Siswa Cinta Masjid Kabupaten Donggala di Masjid Raya Donggala, Senin (16/2/2025) dini hari. (BIRO ADMINISTRASI PIMPINAN/Handover)

Peluncuran Gerakan Siswa Cinta Masjid di Kabupaten Donggala ini menjadi contoh nyata sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan masyarakat dalam membentuk generasi muda yang beriman, berakhlak mulia, serta berdaya saing.

Gubernur Anwar Hafid menegaskan pentingnya masjid sebagai pusat pembentukan karakter dan penguatan spiritual masyarakat.

“Masjid adalah tempat kita untuk memulai kehidupan yang penuh berkah. Jika kita ingin daerah ini maju, aman, dan penuh keberkahan, maka masjid harus menjadi pusat aktivitas kita,” ujar Gubernur Anwar Hafid.

Baca juga: Lantik Pengurus PDSKJI 2025–2028, Wagub Sulteng Ajak Perkuat Layanan Kesehatan Jiwa

Gerakan Siswa Cinta Masjid di Donggala ini diharapkan dapat terus berkembang dan menjadi contoh bagi daerah lain di Sulawesi Tengah, dalam memperkuat pendidikan agama dan moral di kalangan generasi muda.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.