BANGKAPOS.COM, BELITUNG -- Seorang perempuan ditemukan tergeletak dalam kondisi bersimbah darah di teras rumah warga di Jalan Raya Tanjung Kelayang, Dusun I, Desa Batu Itam, Kecamatan Sijuk, Kabupaten Belitung, Minggu (15/2) sekitar pukul 05.00 WIB. Perempuan mengenakan pakaian hitam bermotif hati dan celana jeans itu mengalami banyak luka di sekujur tubuh, namun masih dalam keadaan hidup saat ditemukan.
Setidaknya luka tampak di bagian wajah, leher tangan, dan punggung.
Diduga, perempuan itu menjadi korban percobaan pembunuhan. Kesimpulan itu berdasarkan hasil pemeriksaan awal kepolisian.
“Kami menduga ini kasus percobaan pembunuhan karena terdapat banyak luka akibat benda tajam di tubuh korban. Saat ditemukan, perhiasan korban masih terpasang,” ujar AKP I Made Yudha Suwikarma, Kasat Reskrim Polres Belitung, Minggu (15/2).
Polisi saat ini masih melakukan penyelidikan, termasuk memeriksa saksisaksi serta menelusuri kronologi kejadian. Korban dinyatakan selamat dan masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
“Kami masih mendalami kasus ini. Perkembangan lebih lanjut akan kami sampaikan,” kata Made.
Korban pertama kali diketahui oleh seorang anggota polisi, Aipda Irawan Suseno, Kanit Patroli Perairan Satpolairud Polres Belitung, yang kebetulan melintas di lokasi. Ia mengatakan, malam sebelumnya sempat ada informasi mengenai seseorang berjalan sempoyongan di sekitar kawasan tersebut.
Menurut Irawan, pada Sabtu (14/2) sekitar pukul 22.00 WIB, adiknya melihat seorang perempuan berjalan tidak stabil di jalan yang gelap. Karena kondisi minim penerangan, adiknya tidak berani mendekat dan hanya melaporkan temuan itu kepadanya.
“Setelah mendapat informasi itu, saya bersama adik sempat kembali ke lokasi dan mencari di sekitar jalan hingga drainase, tetapi tidak menemukan siapa pun. Kami menduga mungkin sudah ditolong warga,” ujar Irawan.
Keesokan paginya, saat kembali melintas, ia melihat kerumunan warga di depan sebuah rumah. Setelah dicek, ternyata perempuan yang dilihat adiknya malam sebelumnya ditemukan tergeletak di teras rumah tersebut.
Warga yang melihat kondisi korban tidak berani memberikan pertolongan langsung. Irawan kemudian mengarahkan warga untuk segera mengevakuasi korban ke fasilitas kesehatan terdekat sebelum akhirnya dirujuk ke RSUD Marsidi Judono, Tanjungpandan.
Kepala Dusun I Desa Batu Itam, Rusdi, mengatakan dirinya menerima laporan warga sekitar pukul 05.00 WIB. Saat tiba di lokasi, korban masih sadar dan sempat meminta minum, meski tidak mampu berbicara dengan jelas.
“Waktu kami datang, korban masih hidup dan sempat meminta minum. Namun kami tidak berani menyentuh sebelum polisi datang,” kata Rusdi.
Ia juga memastikan korban bukan warga setempat. Informasi awal kemudian mengarah pada identitas korban bernama Sudiana, warga Jalan Pemuda, Desa Air Raya, Kecamatan Tanjungpandan.
Pemilik rumah tempat korban ditemukan mengaku terkejut saat membuka pintu rumah pada pagi hari. Ia melihat seorang perempuan sudah terbaring di teras dalam kondisi penuh luka dan segera melaporkan kepada aparatur desa. (dol)