PDIP Tanggapi Prabowo akan Hadiri Rapat BOP: Harap RI-1 Lanjutkan Politik Luar Negeri Bebas Aktif
Ardrianto SatrioUtomo February 16, 2026 11:42 AM

- PDIP berkomentar soal Presiden Prabowo yang akan menghadiri rapat perdana Board of Peace (BoP) alias Dewan Perdamaian pada Kamis (19/2) mendatang.

Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto berharap Prabowo tetap menjalankan politik luar negeri bebas aktif.

Pernyataan itu disampaikan Hasto di kawasan Senayan, Jakarta, Minggu (15/2).

Menurut Hasto, prinsip politik luar negeri bebas aktif sangat penting.

Yakni, bertujuan untuk membangun persaudaraan dunia yang bebas dari berbagai bentuk penjajahan.

Ia menyebut, sistem internasional yang anarkis ini harus diubah oleh Indonesia.

Termasuk melalui Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB).

"Kami mengharapkan agar Presiden Prabowo terus melanjutkan kebijakan politik luar negeri bebas aktif dan juga menggunakan momentum dari kekuatan solidaritas bangsa-bangsa Asia, Afrika, serta Amerika Latin yang pernah digalang oleh Indonesia itu sebagai kekuatan yang efektif di dalam mengupayakan perdamaian abadi di Timur Tengah," ucapnya di kawasan Senayan, Jakarta, Minggu (15/2/2026).

Namun, Hasto juga menilai, terkadang PBB tidak efektif lantaran ada hak veto.

Padahal menurutnya, sistem internasional sudah berbeda.

"Jadi kami mengharapkan justru Indonesia menjadi leader-nya, mengambil suatu prakarsa-prakarsa aktif berdasarkan aspek-aspek historis yang telah dicapai oleh Indonesia." sambungnya.

"Dasasila Bandung misalnya itu bisa menjadi hukum internasional yang diperjuangkan oleh Indonesia sebagai prinsip-prinsip pokok di dalam membangun perdamaian antara Palestina dan Israel," jelasnya.

Hasto menyatakan, saat PBB tidak berhasil menyelesaikan masalah di Timur Tengah, Indonesia bisa bertindak.

Indonesia bisa menggalang kekuatan bersama bangsa Asia, Afrika, dan Amerika Latin.

Pihaknya menyayangkan adanya badan baru yang di luar mekanisme PBB.

"Ketika PBB tidak berhasil menyelesaikan persoalan di Timur Tengah, maka kita harus menggalang bangsa-bangsa Asia, Afrika, Amerika Latin yang merupakan kekuatan mayoritas yang ada di PBB, bukan membentuk suatu badan baru yang di luar mekanisme PBB. Itulah yang diharapkan PDI Perjuangan," tambahnya.

Sebagai informasi, Prabowo memanggil para menteri terkait ekonomi di kediamannya di Hambalang, Bogor, Minggu (15/2).

Seskab Teddy Indra Wijaya menyebut, Prabowo menegaskan beberapa hal dalam pertemuan itu.

Termasuk perundingan dengan Amerika Serikat. 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.