Proyek Kemenkes Makan Korban di Kota Bogor, Pengendara Jatuh Gara-gara Tanah Bercecer
Ardhi Sanjaya February 16, 2026 12:07 PM

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Rahmat Hidayat

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR BARAT - Jalan Semeru, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, yang licin dan berdebu sudah memakan korban.

Seorang pengendara motor sampai terjatuh ketika melintas karena tanah yang bercecer di jalan berubah menjadi lumpur saat hujan hingga membuat jalan licin.

“Saya tadi malam jatuh. Hati-hati kalau lewat situ. Jalannya licin,” kata seorang pengendara motor, A Kenzo saat berbincang dengan TribunnewsBogor.com, di Simpang RSUD Kota Bogor, Senin (16/2/2026).

Ban sepeda motor yang dikendarainya memang sudah botak alias tipis.

Ia pun terjatuh ke arah kiri badan jalan itu.

“Untung jatuhnya kekiri. Coba ke kanan. Lagi ada kendaraan lainnya,” ujarnya.

Ia berharap, jalan ini kembali seperti biasa.

Kalaupun ada pembangunan, truk yang melintas bisa menjaga kebersihan agar material tidak tercecer di jalanan.

“Iya itu dari proyek katanya. Tapi, ya kalau gini terus bahaya juga ke pengendara lainnya,” ujarnya.

Pantauan TribunnewsBogor.com, pukul 09.15 WIB, jalanan ini terlihat sangat berdebu.

Saat coba melintas, jalan ini sangat licin sebab banyak material tanah basah yang menempel di jalan.

Kondisi ini terjadi sepanjang Jalan Semeru sampai Simpang RSUD.

Pengendara terutama pengendara sepeda motor diimbau untuk berhati-hati.

Diketahui sebelumnya, Wali Kota Bogor Dedie Rachim soroti pembangunan proyek PKJN milik Kementerian Kesehatan (Kemenkes) di kawasan Jalan Semeru, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor.

Ia meminta agar semua truk ataupun kendaraan berat lainnya yang melakukan aktivitas pada proyek pembangunan membersihkan kendaraannya sebelum melintas di jalan.

Ia banyak menerima aduan dari warga bahwa pembangunan itu menimbulkan ceceran tanah yang membuat jalan licin.

“Iya, jadi kami tidak ingin itu terulang pada proyek pembangunan lainnya yang juga sedang berjalan. Jangan sampai kejadian serupa terulang seperti pada proyek SIG Tower gedung 18 lantai di Budi Agung, Tanah Sareal,” kata Dedie Rachim, Minggu (15/2/2026).

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.