Peternakan kuda kuno di kaki Pegunungan Qilian, Provinsi Gansu, China ramai kedatangan pengunjung kendati musim dingin sedang menusuk. Suhunya pada Minggu (15/2/2026) sekitar -5 C, dan diperkirakan turun mencapai -12 C pada Tahun Baru Imlek 2026, Selasa (17/2).
Jumlah pengunjung peternakan kuda di sana bahkan meningkat secara bertahap jelang Imlek 2026. Melansir Xinhua, pada 2025, program berkuda di sana menarik lebih dari 57.000 pengunjung.
Total kunjungan wisatawan ke peternakan tersebut juga naik hingga lebih dari 100.000 pada 2025. Angka ini meningkat dari sekitar 70.000 pada 2023.
Berkunjung ke Peternakan Kuda Kuno Saat Imlek
Tahun Baru Imlek 2026 sendiri merupakan Tahun Kuda berdasarkan astrologi China. Dalam budaya China, kuda berhubungan dengan kesetiaan, energi, dan semangat perintis.
Bagi sebagian pengunjung Provinsi Gansu, liburan keluarga bersama kuda terasa cocok untuk menyambut tahun baru yang penuh energi dan optimisme. Sementara itu, sebagian pengunjung ingin melihat spesies kuda langka, belajar menunggang kuda, atau melihat kuda berlari di padang rumput dan minum di tepi sungai.
Peternakan dari 2.000 Tahun Lalu
Peternakan kuda Shandan, Gansu berdiri lebih dari 2.000 tahun lalu. Salah satu peternakan kuda tertua di China ini menaungi lebih dari 700 kuda.
Awalnya, hanya kuda militer yang tinggal di peternakan ini. Para peternak lalu membiakkan kuda Shandan, jenis kuda berkepala besar dan berkaki pendek yang mampu bertahan hidup di dataran tinggi dengan pakan kasar.
Ras kuda asing lalu masuk sekitar 1990-an, seiring permintaan pasar. Kuda asing ini lalu dikawinkan silang dengan kuda lokal. Anaknya menjadi andalan untuk pacuan kuda.
Spesies Kuda yang Dikira Punah
Selain Shandan, ada juga tempat pusat penangkaran kuda Przewalski () yang ramai dikunjungi warga. Spesies ini semula dianggap sudah punah dari alam liar.
Lokasinya terletak di Pusat Perlindungan Hewan Langka di Kota Wuwei, Gansu, sekitar 200 km dari peternakan Shandan.
Di sana, para petugas menyediakan makanan yang seimbang agar hewan langka ini bisa bertahan menghadapi dinginnya musim dingin yang menusuk.
Kuda Przewalski memiliki sejarah evolusi lebih dari 60 juta tahun. Setelah 40 tahun perawatan dan pembiakan, ada lebih dari 900 kuda Przewalski di China per 2025. Angka ini mewakili sepertiga dari total populasi kuda ini sedunia.
Dari angka tersebut, sebanyak 56 kuda Przewalski telah dilepaskan ke alam liar antara 2010-2025. Kuda-kuda tersebut kini hidup di cagar alam nasional di Dunhuang, Gansu.
Manajer satwa liar di pusat perlindungan tersebut, Wang Hongjun, mengatakan sekitar enam anak kuda Przewalski akan lahir tahun ini.
"Kami akan terus mengelola populasi secara ilmiah berdasarkan keragaman genetik dan terus memperluas populasi kuda Przewalski di Tiongkok," ucap Wang.
Selama liburan musim dingin, orang tua juga membawa anaknya ke untuk mengunjungi taman margasatwa yang dibangun pusat perlindungan tersebut. Di sana, mereka juga bisa melihat kuda Przewalski, dan belajar tentang konservasi satwa liar langka.
"Konservasi di sini bukan sekadar slogan kosong," komentar Li Mingming, salat satu pengunjung yang sudah melihat kuda-kuda langka tersebut.
"Ini adalah sesuatu yang bisa Anda lihat dengan mata kepala sendiri," ucapnya.







