Ramadan 1447 H, Sekolah di Kotim Kurangi Durasi Pelajaran dan Tiadakan Apel Pagi
Sri Mariati February 16, 2026 01:19 PM

TRIBUNKALTENG.COM, SAMPIT – Suasana pagi di sekolah-sekolah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), selama Ramadan 1447 Hijriah akan terasa berbeda dari biasanya. 

Tidak ada lagi barisan apel pagi, dan lonceng pelajaran pun berdurasi lebih singkat, sebagai bagian dari penyesuaian kegiatan belajar mengajar di bulan suci.

Penyesuaian tersebut tertuang dalam Surat Edaran Bupati Kotim Nomor 421/119/DISDIK-1/2026 tentang Pengelolaan Kegiatan Pembelajaran selama Ramadan 1447 H/2026 M.

Kepala Dinas Pendidikan Kotim Yolanda Lonita Fenisia menjelaskan, kebijakan ini diambil agar proses belajar tetap berjalan efektif, tanpa mengabaikan kondisi kesehatan dan fisik peserta didik yang menjalankan ibadah puasa.

“Selama Ramadan, kegiatan belajar dimulai pukul 07.00 WIB tanpa apel pagi dan tanpa aktivitas fisik berat seperti olahraga. Selain itu, setiap jam pelajaran dikurangi 10 menit sebagai bentuk penyesuaian waktu,” ujarnya, Senin (16/2/2026). 

Menurutnya, selain perubahan jadwal, sekolah juga diminta menyesuaikan kegiatan dengan nuansa keagamaan Ramadan. 

Peserta didik beragama Islam dianjurkan mengikuti kegiatan tadarus Al-Qur’an, pesantren kilat, kajian keislaman, hingga pembinaan akhlak dan kepedulian sosial.

Sementara itu, peserta didik non-Muslim tetap mengikuti pembinaan rohani sesuai agama dan kepercayaan masing-masing.

“Pengaturan pembelajaran di bulan Ramadan ini agar proses pendidikan tetap berjalan optimal, sekaligus memberi ruang bagi peserta didik untuk meningkatkan keimanan, ketakwaan, serta pembentukan karakter,” tambahnya.

Sebelum pembelajaran tatap muka berlangsung, sekolah juga menerapkan kegiatan belajar mandiri pada 18 hingga 20 Februari 2026. 

Kegiatan tersebut dilaksanakan di lingkungan keluarga, tempat ibadah, maupun masyarakat berdasarkan penugasan dari sekolah dengan pendampingan orang tua atau wali.

Selanjutnya, kegiatan belajar di sekolah dimulai kembali pada 21 Februari hingga 13 Maret 2026 untuk sekolah dengan enam hari belajar. 

Sedangkan bagi sekolah dengan lima hari belajar, pembelajaran berlangsung mulai 23 Februari hingga 13 Maret 2026.

Baca juga: Jadwal Libur dan Masuk Sekolah PAUD, SD serta SMP di Palangka Raya saat Puasa Ramadan 2026

Baca juga: Puasa Ramadan 1447 H dan Liburan Imlek 2026, Inilah Jadwal Sekolah dan Belajar Dari Rumah

Dinas Pendidikan juga menetapkan libur bersama Idulfitri pada 16 hingga 27 Maret 2026. 

Kegiatan belajar mengajar akan kembali normal pada 28 Maret 2026 untuk sekolah enam hari belajar, dan 30 Maret 2026 bagi sekolah lima hari belajar.

Dinas Pendidikan Kotim berharap penyesuaian ini mampu menjaga keseimbangan antara kegiatan pendidikan dan pelaksanaan ibadah Ramadan, sekaligus memastikan kualitas pembelajaran tetap terjaga.

“Penyesuaian jadwal ini juga bertujuan memastikan kegiatan belajar tetap efektif tanpa mengurangi kualitas pembelajaran di sekolah,” tutupnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.