Meity Rahmatia Ditunjuk Jadi Ketua IPHI Sulsel Periode 2026–2031
Ansar February 16, 2026 02:19 PM

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR – Meity Rahmatia resmi ditunjuk sebagai Ketua Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Sulawesi Selatan (Sulsel) untuk periode 2026–2031.

Penunjukan anggota DPR RI tersebut berlangsung di Aula Baruga Asta Cita, Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Jalan Sungai Tangka, Kota Makassar, Senin (16/2/2026).

Pelantikan itu turut dihadiri Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, Bupati Maros Chaidir Syam, Kepala Kanwil Kemenag Sulsel Ali Yafid, serta perwakilan Kanwil Kemenhaj Ikbal Ismail.

Ketua Umum IPHI, Ahmad Yani Basuki, mengatakan pergantian kepengurusan merupakan bagian dari dinamika organisasi untuk menjamin keberlangsungan IPHI ke depan.

“Tujuannya tentu dalam proses itu ada evaluasi, penyusunan program, dan sebagainya,” ujarnya saat ditemui di lokasi.

Menurutnya, Musyawarah Wilayah (Muswil) memiliki nilai strategis karena menjadi ruang untuk melahirkan gagasan serta program yang lebih baik.

“Tujuannya agar organisasi terjamin keberlangsungannya, dan melalui evaluasi di Muswil kita bisa memastikan arah gerak yang lebih baik,” ungkapnya.

Ia menegaskan, IPHI memiliki misi utama menjaga nilai haji mabrur sepanjang hayat serta memberi manfaat nyata bagi umat dan masyarakat luas.

Ahmad Yani Basuki menilai Sulsel memiliki potensi besar, mengingat tingkat religiusitas masyarakat yang tinggi serta jumlah jemaah haji yang cukup banyak.

“Tentu kami berharap Sulsel menjadi wilayah yang mampu memaksimalkan potensi tersebut,” katanya.

Ia berharap kepengurusan baru dapat membangun produktivitas umat, menjaga kedamaian, memperkuat kepedulian sosial, serta menjadi kelompok yang menyebarkan pesan-pesan kebaikan.

Sementara itu, Ketua IPHI Sulsel terpilih, Meity Rahmatia, menyatakan akan segera melakukan penguatan struktur organisasi di daerah.

“Pasca dilantik, kami akan mengukuhkan 24 kabupaten/kota sebagai perwakilan untuk memperpanjang visi dan misi IPHI," kata dia.

"Kami juga akan berkolaborasi dengan para pemangku kepentingan,” ujarnya.

Ia menyebutkan, saat ini jumlah pengurus IPHI Sulsel mencapai sekitar 70 orang.

Dalam waktu dekat, pihaknya akan menggelar rapat koordinasi untuk menyusun langkah strategis organisasi.

“Setelah ini kami akan menggelar rakor untuk menyusun langkah-langkah agar IPHI benar-benar dirasakan manfaatnya oleh seluruh lapisan masyarakat,” katanya.

Meity menegaskan, IPHI Sulsel akan merangkul seluruh jemaah haji dan umrah, dengan memprioritaskan penguatan ukhuwah Islamiyah serta pendalaman nilai-nilai keagamaan.

“Sepulang dari haji, para jemaah tidak dilepas begitu saja, tetapi tetap mendapatkan pendalaman nilai-nilai agamis," kata dia.

"Kita saling mengingatkan dalam aplikasi keseharian demi menjaga bangsa dan agama kita menjadi Baldatun Thayyibatun Warabbun Ghafur,” tutupnya.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.