Breaking News: Gempa Magnitudo 5,2 Guncang Barat Daya Agam, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami
Rezi Azwar February 16, 2026 03:27 PM

TRIBUNPADANG.COM, AGAM – Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,2 mengguncang wilayah barat daya Kabupaten Agam, Sumatera Barat (Sumbar), Senin (16/2/2026) pukul 13.41 WIB.

Berdasarkan rilis resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), pusat gempa berada di koordinat 0,50 Lintang Selatan dan 99,18 Bujur Timur dengan kedalaman 48 kilometer.

Lokasi episenter tercatat berada di wilayah Southern Sumatra, Indonesia, atau sekitar 97 kilometer barat daya Agam, 98 kilometer barat daya Pasaman Barat, 107 kilometer barat laut Pariaman, dan 167 kilometer barat laut Padang.

Kepala BMKG Stasiun Geofisika Kelas I Padang Panjang, Suaidi Ahadi, mengatakan gempa tersebut merupakan gempa tektonik yang terjadi akibat aktivitas subduksi lempeng di wilayah barat Sumatera.

Baca juga: Gempa Magnitudo 2,1 Guncang Wilayah Barat Agam Sumbar Pagi Ini

“Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa yang terjadi merupakan jenis gempa menengah akibat aktivitas subduksi lempeng Indo-Australia terhadap Lempeng Eurasia,” jelas Suaidi Ahadi dalam keterangan resminya.

Ia memastikan, berdasarkan hasil analisis sementara, gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami.

“Hasil pemodelan menunjukkan gempa ini tidak berpotensi tsunami. Masyarakat diimbau tetap tenang dan tidak terpancing informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan,” tegasnya.

BMKG juga mengimbau masyarakat yang berada di wilayah terdampak agar tetap waspada terhadap kemungkinan terjadinya gempa susulan, meski hingga laporan ini disampaikan belum ada informasi resmi terkait dampak kerusakan maupun korban jiwa.

Baca juga: Prakiraan Cuaca Bukittinggi Senin 16 Februari 2026: Berawan hingga Cerah Berawan Seharian

Suaidi menambahkan, pihaknya terus memantau perkembangan aktivitas seismik dan akan segera menyampaikan pembaruan informasi apabila terdapat perkembangan lebih lanjut.

Masyarakat dapat mengakses informasi resmi terkait gempa bumi melalui kanal komunikasi resmi BMKG guna menghindari hoaks yang beredar di media sosial.

Sementara itu, salah seorang warga Kota Padang, Netty, juga merasakan gempa yang terjadi di kawasan Kabupaten Agam tersebut.

Namun awalnya ia tidak mengetahui bahwa gempa terjadi, karena ia awalnya mengira merasakan pusing.

"Lumayan terasa goyangnya, tapi saya kira awalnya tadi saya pusing, tapi ternyata setelah saya lihat-lihat di handphone ternyata gempa," pungkasnya. (TribunPadang.com/Fajar Alfaridho Herman)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.