TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Laga puncak Liga 4 Jawa Tengah 2025/2026 mempertemukan Persak Kebumen menghadapi Persibangga Purbalingga di Stadion Jatidiri Semarang, Senin (16/2/2026) pukul 15.00.
Duel ini menjadi penentuan siapa yang berhak menyandang gelar juara tingkat provinsi musim ini.
Berdasarkan daftar susunan pemain (DSP) yang dirilis jelang pertandingan, kedua tim menurunkan komposisi terbaiknya.
Baca juga: Wakil Bupati Kebumen Zaeni Lepas Rombongan Suporter Persak, Final Lawan Persibangga di Jatidiri
• Aria Bima Minta Pemprov Jateng Hitung Ulang Pajak Kendaraan: Bukan Solusi Jika Cuma Relaksasi
• Sepekan Sudah Ada 2 Aksi Perampokan di Banyumas, Pelaku yang Sama?
Persak Kebumen mengandalkan Nova Romadhona Adi Saputra di bawah mistar. Lini belakang dihuni Aan Priyono dan Ridwan Adimas Yudhatama, Roydhatul Shidiq.
Di sektor tengah, Al Ahmad Vebiyanto, Deny Galang Setyawan, dan Tri Hartanto menjadi motor permainan.
Sementara lini depan dipercayakan kepada Fahrizal Galuh Ramadhan, Wisnu Nugroho yang juga bertindak sebagai kapten tim, serta Angga Kurniawan Rifai dan Erwin Fardiyansyah di sisi sayap.
Di bangku cadangan, Persak masih memiliki sejumlah opsi seperti Orlin Surya Habibullah, Juan Petra Iranata, Abel Aziz Anas, Dzira Arfin Kusuma, Henry Setiawan, Misky Anjana Lubis, Nabil Athallah Maulana, hingga Aditya Nurrohman yang siap diturunkan sesuai kebutuhan pertandingan.
Sementara itu, Persibangga Purbalingga tampil dengan Aldiano Sefiola Wirayuda sebagai penjaga gawang utama.
Lini pertahanan dikomandoi kapten tim Andre Putra Wibowo bersama Erlangga Narendra Putra, Fathur Yan, dan Joseph Alexander Kurniawan.
Di sektor tengah, Afif Teguh Saputra, Andre Aditya Nugraha, Aziz Briantoro Ramadhon, Fata Alfiansyah, serta Haidar Nur Afif akan menjadi pengatur ritme permainan.
Untuk lini serang, Muhammad Rizqi Fauzan diharapkan menjadi ujung tombak yang efektif.
Persibangga juga memiliki kedalaman skuad yang cukup merata.
Beberapa pemain cadangan seperti Dwi Adi Satrio, Muhamad Sholeh Hidayat, Rizky Wahyu Pratama, Mohammad Dastin Faisa Mahardika, Raden Wijaya Mulya, Amir Thoha, Azhril Syahdan Fabregas, Haikal Jafar, Hendhy Pramana, hingga Yohan Patrick Christiano Saragih dapat menjadi pembeda jika dibutuhkan.
Pertandingan final ini diprediksi berlangsung ketat mengingat kedua tim sama-sama tampil konsisten sepanjang kompetisi.
Atmosfer Stadion Jatidiri dipastikan memanas dengan dukungan suporter dari kedua daerah yang siap memberikan semangat penuh bagi tim kebanggaannya. (*)