TRIBUN-GOWA.COM — Seorang pengusaha laundry di Perumahan Citra Garden, Kelurahan Paccinongang, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel), menjadi korban penipuan bermodus antar paket.
Aksi pelaku viral di media sosial setelah terekam kamera CCTV.
Video rekaman CCTV itu diupload oleh pengguna akun @zhiaq.
Dalam rekaman CCTV, terlihat, pria memakai helm putih dan baju serta celana hitam.
Ia terlihat sedang berbicara dengan pegawai laundry.
Belakangan diketahui, diduga pelaku telah melancarkan aksinya di sejumlah lokasi berbeda-beda hingga korbannya rugi jutaan rupiah.
Korban sekaligus pemilik usaha Laundry, Asliani mengatakan pelaku awalnya menghubungi karyawan dan mengaku membawa pesanan pemilik usaha.
“Pegawai saya telepon bilang ada orang datang bawa pesanan dan minta uang. Katanya ibu pesan barang. Padahal saya tidak pernah pesan apa-apa,” kata Asliani, Senin (16/2/2026)
Menurutnya, pelaku sempat meminta uang Rp 147 ribu.
Namun setelah diberikan uang, pelaku berdalih uang dimintanya bukan Rp 147 ribu melainkan Rp1.470.000.
Lalu karena tidak cukup, pelaku meminta uang yang ada di laci.
“Dia bilang ambil saja uang yang ada dulu, sisanya ditransfer. Akhirnya dikasih sekitar Rp370 ribu yang ada di laci,” jelasnya.
Asliani mengungkapkan pelaku yang sama beraksi di lokasi lain.
“Besoknya saya dapat informasi dia datang juga ke konter BRI link nya om ku dan berhasil ambil uang Rp1,5 juta dengan modus yang sama,” ujarnya.
Ia menyebut peristiwa penipuan itu terjadi Senin (9/2/2026) malam.
Aksi ini pun diakuinya membuat resah karena kejadian tersebut membuat karyawan merasa takut saat melayani orang datang.
“Pegawai jadi ketakutan. Apalagi kalau yang datang laki-laki, mereka langsung curiga,” tambahnya.
Sementara itu, aparat Satreskrim Polsek Somba Opu telah mendatangi tempat kejadian perkara (TKP)
Sejauh ini polisi masih menyelidiki terduga pelaku.
Panit Reskrim Polsek Somba Opu, Ipda Iskandar, mengatakan pelaku beraksi dengan modus mengantar paket pesanan.
“Pelaku mendatangi laundry dan berpura-pura ada pesanan. Karena tidak cukup uangnya, pelaku meminta uang yang ada saja di situ,” ujarnya.
Polisi juga menerima informasi bahwa pelaku beraksi di beberapa tempat.
“Dari hasil penyelidikan, ada beberapa TKP di wilayah Gowa, Makassar, dan sekitarnya,” ucap Iskandar.
Laporan TribunGowa.com, Sayyid Zulfadli