Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ananag Ma'ruf
TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Masyarakat Kabupaten Sukoharjo diminta bersabar terkait proses perbaikan sejumlah ruas jalan yang mengalami kerusakan.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukoharjo melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Sukoharjo (DPUPR) memastikan perbaikan terus berjalan secara bertahap sesuai skala prioritas dan kemampuan anggaran daerah.
Kepala DPUPR Sukoharjo, Bowo Sutopo Dwi Atmojo, mengatakan pihaknya memahami keluhan masyarakat terkait jalan rusak dan berlubang, terlebih menjelang Ramadan dan Lebaran saat mobilitas kendaraan meningkat.
Baca juga: Jelang Ramadan dan Mudik Lebaran 2026, Pemkab Sukoharjo Genjot Perbaikan Jalan Lewat Tim Sapu Lubang
“Kami memahami keluhan masyarakat. Namun perbaikan dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan tingkat kerusakan, volume lalu lintas, serta kondisi cuaca,” ujarnya, Senin (16/2/2026).
Menurut Bowo, saat ini DPUPR tetap mengedepankan program tindak tanggap jalan dengan mengerahkan tim sapu lubang untuk menangani titik-titik kerusakan yang dinilai membahayakan pengguna jalan.
Langkah tersebut menjadi solusi sementara sembari menunggu perbaikan permanen melalui program peningkatan infrastruktur.
Ia menambahkan, curah hujan yang masih tinggi juga menjadi salah satu kendala dalam pelaksanaan perbaikan secara menyeluruh.
Oleh karena itu, penanganan sementara dilakukan agar risiko kecelakaan dapat ditekan.
Ia kembali memastikan setiap aduan masyarakat tetap ditindaklanjuti.
Pekerjaan pemeliharaan rutin terus dilakukan, khususnya pada jalur-jalur alternatif yang diprediksi mengalami peningkatan arus kendaraan saat mudik Lebaran.
“Semua aduan kami respons. Hanya saja memang dilakukan bertahap sesuai prioritas dan ketersediaan anggaran,” tegasnya.
Baca juga: Bupati Etik Tutup Turnamen Bola Voli Piala Gubernur Jateng: Ajang Silaturahmi Lewat Olahraga
(*)