Imbas Harga Tembus Rp40 Ribu/kg, Daging Ayam yang Tak Terjual Sampai Harus Dimasukkan Lemari Es
Vincentius Jyestha Candraditya February 16, 2026 04:11 PM

 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Mardon Widiyanto

TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR - Para pedagang ayam di Pasar Jungke Karanganyar terpaksa menyimpan daging ayam yang tidak terjual ke dalam lemari es agar tetap layak jual keesokan harinya. 

Kondisi ini terjadi menjelang Ramadan ketika harga ayam merangkak naik hingga menyentuh Rp 40 ribu per kilogram.

Kenaikan harga tersebut dipicu tingginya permintaan masyarakat menjelang bulan suci.

Meski harga naik, stok daging ayam di pasar masih cukup banyak. Untuk menjaga kualitas, pedagang menyimpan sisa dagangan di lemari es.

"Stok daging ayam saat ini masih cukup banyak dan yang tidak terjual hari ini akan disimpan dalam es," ujar Supri, salah satu pedagang daging ayam, Senin (16/2/2026).

HARGA NAIK - Potret daging ayam di Pasar Jungke, Kabupaten Karanganyar, Senin (16/2/2026). Harga daging ayam di Pasar Jungke, Kabupaten Karanganyar, melonjak hingga Rp 40 ribu per kilogram menjelang Ramadan. Kenaikan harga daging ayam ini dipicu tingginya permintaan masyarakat yang mulai bersiap menyambut bulan suci.
HARGA NAIK - Potret daging ayam di Pasar Jungke, Kabupaten Karanganyar, Senin (16/2/2026). Harga daging ayam di Pasar Jungke, Kabupaten Karanganyar, melonjak hingga Rp 40 ribu per kilogram menjelang Ramadan. Kenaikan harga daging ayam ini dipicu tingginya permintaan masyarakat yang mulai bersiap menyambut bulan suci. (TribunSolo.com/Mardon Widiyanto)

Daging ayam yang sebelumnya dijual di kisaran Rp 35 ribu hingga Rp 36 ribu per kilogram kini melonjak menjadi Rp 40 ribu per kilogram.

Supri membenarkan lonjakan harga tersebut.

"Harga daging ayam naik jadi Rp 40 ribu per kilogram jelang ramadhan," kata Supri.

Menurutnya, tingginya permintaan membuat pedagang harus bersaing ketat mendapatkan pasokan ayam potong dari peternak.

Baca juga: Permintaan Tinggi, Harga Daging Ayam di Pasar Jungke Karanganyar Tembus Rp40 Ribu per Kilogram

"Harga mencapai segitu karena tingginya permintaan dan harus rebutan sama SPPG, " kata dia.

Sementara itu, harga daging sapi di pasar tersebut masih stabil.

Supri menyebut harga daging sapi bertahan di kisaran Rp 120 ribu per kilogram meskipun permintaan cukup tinggi.

Baca juga: Di Karanganyar, Menteri PU Beberkan Target Jalan Nasional dan Tol Bebas Lubang H-7 Lebaran 2026

"Harga daging sapi masih stabil Rp120.000 per kilogram meski permintaan masih banyak," kata dia.

Kenaikan harga juga terjadi pada komoditas telur ayam. Pedagang lain di pasar, Yanti, menyebut harga telur mengalami kenaikan bertahap menjelang Ramadan.

"Kenaikan harga telur terjadi secara bertahap, sekitar Rp500 per hari, saat ini capai Rp 29 ribu per kilogram," ungkap dia.

Harga telur sebelumnya berada di kisaran Rp 26 ribu per kilogram dan kini mencapai Rp 29 ribu per kilogram seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat menjelang Ramadan.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.