Tim Gabungan Lanjutkan Pemadaman dan Pendinginan Dua Titik Karhutla di Kuala Kampar Pelalawan
Firmauli Sihaloho February 16, 2026 04:15 PM

TRIBUNPEKANBARU.COM, PELALAWAN - Pemadaman dan pendinginan api Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kecamatan Kuala Kampar, Kabupaten Pelalawan, Riau kembali dilanjutkan oleh tim gabungan, Senin (16/2/2026). 

Ada dua lokasi Karhutla yang sedang ditangani oleh personil gabungan yakni di Kelurahan Teluk Dalam dan Desa Sungai Solok.

Dua lokasi itu membara setelah api Karhutla di Desa Sungai Upih dan Desa Teluk Beringin berhasil dipadamkan. Bencana kebakaran ini berada di wilayah Pulau Mendol, Kuala Kampar. 

"Hari ini tim melanjutkan pemadaman di Teluk Dalam dan Sungai Solok. Karwna sudah ada sebagian yang padam, dilanjutkan pendinginan supaya api tak naik lagi," tutur Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pelalawan, Zulfan M.Si kepada tribunpekanbaru.com, Senin (16/2/2026).

Dijelaskannya, titik api Kelurahan Teluk Meranti yang merupakan ibukota Kecamatan Kuala Kampar itu sebaran dari Karhutla di Sungai Upih yang sempat meluas pada pekan lalu.

Areal yang dilalap api masih satu hamparan dengan Sungai Upih dan Teluk Beringin.

Baca juga: MBG Ramadan di Riau Disalurkan dalam Paket Kemasan Sehat, Ini Menu dan Mekanisme Distribusinya

Baca juga: PETI yang Resahkan Warga Desa Pintu Gobang Kari Akhirnya Ditertibkan, Polres Kuansing Bakar 3 Rakit

Sedangkan firespot di Desa Sungai Solok merupakan Karhutla baru yang telah muncul sejak empat hari yang lalu.

Personil gabungan dari berbagai instansi dibagi dalam dua tim, memadamkan api yang masih menyala di dua lokasi itu.

"Kita berharap hujan lebat turun di lokasi. Itu sangat efektif membantu pemadaman. Karena sudah satu bulan lebih tak ada hujan di sana," kata Zulfan. 

Selain di Pulau Mendol Kecamatan Kuala Kampar, api Karhutla juga sempat terdeteksi di Kelurahan Teluk Meranti, Kecamatan Teluk Meranti. Tim gabungan rayon kecamatan serta beberapa perusahaan telah turun ke lokasi melakukan pemadaman.

Diperkirakan api dan asap bisa dikuasai secepatnya, mengingat areal sudah terkendali petugas. (Tribunpekanbaru.com/Johannes Wowor Tanjung)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.