TRIBUNGORONTALO.COM – Harga sejumlah bahan pokok di Pasar Liluwo, Kota Gorontalo, terpantau fluktuatif dengan kecenderungan naik.
Berdasarkan pantauan langsung TribunGorontalo.com pada Senin (16/2/2026), kenaikan harga ini terjadi di tengah kondisi pasar yang lengang.
Pasar tradisional yang terletak di Kelurahan Liluwo, Kecamatan Kota Tengah ini berada tepat di sisi Jalan Manado, kawasan Ruang Terbuka Hijau (RTH). Meski strategis, aktivitas jual beli sejak siang hingga menjelang sore terpantau sangat terbatas.
Berdasarkan pengamatan di lapangan, jumlah pembeli yang datang bisa dihitung dengan jari.
Dalam rentang waktu tertentu, hanya sekitar tujuh orang yang terlihat keluar-masuk area pasar. Kondisi ini kontras dengan jumlah pedagang yang masih bertahan.
Tercatat belasan pedagang tetap membuka lapak, meskipun sebagian besar meja jualan lainnya kosong melompong. Terpal dan tenda di banyak titik tampak terlipat, menandakan lapak tersebut sudah lama tidak digunakan.
Sejumlah pedagang mengaku banyak rekan profesi mereka yang memilih meninggalkan Pasar Liluwo akibat minimnya pembeli.
Hal ini terlihat dari ruko dan kios di bagian dalam pasar yang mayoritas tertutup rapat atau hanya dijadikan gudang penyimpanan barang, bukan tempat transaksi.
Geliat perdagangan hanya sedikit terasa di area depan yang menghadap langsung ke Jalan Manado. Di sana, beberapa kios barang campuran dan kantin kecil masih melayani pembeli, meski volumenya tetap rendah.
Baca juga: Daftar Harga Bahan Pokok di Gorontalo per 16 Februari 2026, Supermarket dan Pasar Tradisional
Menurut Wahyuni, salah satu pedagang setempat, harga telur ayam ras saat ini berkisar antara Rp2.300 hingga Rp2.500 per butir, atau Rp65.000 per baki tergantung kualitasnya.
Sementara itu, harga ikan laut (lajang dan oci) melonjak signifikan ke angka Rp50.000–Rp60.000 per kilogram, dari harga normal yang biasanya berada di kisaran Rp30.000–Rp40.000. Komoditas ayam potong juga naik menjadi Rp70.000 per ekor dari sebelumnya Rp65.000.
Olin Puluhulawa, pedagang rempah, menambahkan bahwa kenaikan paling tajam terjadi pada komoditas cabai dalam waktu singkat.
Berikut adalah daftar lengkap harga bahan pokok di Pasar Liluwo per 16 Februari 2026:
Komoditas Telur & Daging:
Telur Ayam Ras: Rp2.300 – Rp2.500/butir (Rp65.000/baki)
Ayam Potong: Rp70.000/ekor (Naik dari Rp65.000)
Ikan Laut (Lajang/Oci): Rp50.000 – Rp60.000/kg (Naik dari Rp30.000-an)
Komoditas Beras & Minyak:
Beras Pandan Wangi: Rp18.000/kg
Beras Pulo: Rp20.000/kg
Beras Berlian/Super Win: Rp14.000/kg
Beras Jagung: Rp8.000/liter
Minyak Kelapa Kampung: Rp30.000/liter (Stabil)
Bumbu Dapur & Sayuran:
Cabai Rawit: Rp70.000/kg (Sebelumnya Rp50.000)
Cabai Keriting: Rp60.000/kg (Sebelumnya Rp30.000)
Tomat: Rp14.000/kg (Sebelumnya Rp12.000)
Bawang Merah & Putih: Rp40.000/kg
(TribunGorontalo.com/*)