Jelang Ramadhan, Rudy Susmanto Minta Gerakan Pangan Murah Digencarkan untuk Jaga Stabilitas Harga
Vivi Febrianti February 16, 2026 05:07 PM

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Muamarrudin Irfani

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Pemerintah Kabupaten Bogor berupaya menekan lonjakan harga kebutuhan pokok jelang bulan suci Ramadan 2026.

Upaya yang dilakukan yakni dengan menggencarkan gerakan pangan murah (GPM) untuk menjaga stabilitas harga.

Melalui GPM tersebut, masyarakat akan mendapatkan sembako mulai dari minyak, beras, telur, ayam, dan lainnya dengan harga yang terjangkau.

Bupati Bogor, Rudy Susmanto menginstruksikan jajarannya untuk memetakan wilayah yang perlu diintervensi melalui gerakan tersebut.

Ia meminta satuan kerja perangkat daerah (SKPD) untuk saling berkoordinasi agar program ini dapat berjalan lancar.

"Kita minta Dinas Ketahanan Pangan (DKP) cari data di Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) mana wilayah desa yang masuk kategori banyak masyarakat kurang mampu," ujarnya, Senin (16/2/2026).

Rudy Susmanto juga meminta GPM dilaksanakan sejak saat ini hingga memasuki bulan suci Ramadhan 1447 H ini.

Bahkan, menurutnya pada pertanghan bulan puasa nanti GPM harus diperbanyak jumlahnya pada titik yang telah dipetakan.

Hal itu bertujuan agar selama bulan suci Ramadan hingga hari raya lebaran harga kebutuhan pokok di Kabupaten Bogor tetap stabil.

"Sehingga pada saat menjelang Idul Fitri pada saat ditengah-tengah puasa masyarakat tidak ada kenaikan lompatan harga beras, telur, daging ayam, kita intervensi dari sekarang," katanya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.