Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Rahmat Hidayat
TRIBUNNEWSBOGOR.COM, TANAH SAREAL - Perbaikan lubang di Jalan KH Sholeh Iskandar atau di dekat simpang Lotte Mart, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, temui kendala.
Di dasar lubang terdapat aliran listrik bertegangan tinggi.
“Dan di posisi dekat pipa itu ada kabel PLN tegangan tinggi 150 Kw infonya dari temen temen PLN kurang lebib ada 7 buah yang salah satunya itu mengarah langsung ke istana,” kata Penilik Jalan PPK 5.2 Ivan Benny kepada TribunnewsBogor.com di lokasi lubang, Senin (16/2/2026).
Pekerja proyek saat ini belum bisa melakukan perbaikan lanjutan.
Pekerja harus menunggu rekomendasi dari PLN.
Sebab, jika melakukan penggaliannya salah, kabel itu berpotensi meledak.
“Kemarin hasil diskusinya kalau kita sampai menekan, menggeser atau bahkan merobek, dengan robekan yang lebih besar ada kemungkinan akan meledak,” ujarnya.
“Jadi itu akan membahayakan tidak hanya bagi kami pekerjanya tapi juga pengguna jalan yang lain. Kemungkinan terburuknya itu meledak sampai bisa membakar alat,” tambahnya.
Jika sudah keluar rekomendasi dari PLN, perbaikan akan bisa dilakulan kembali.
Perbaikan itu nantinya dengan cara menutup lubang tersebut.
“Kalau untuk pengerjaan sendiri kita targetkan dua minggu sebelum hari raya kita maksimalkan (selesai),” tandasnya.
Diketahui sebelumnya, Lubang di Jalan KH Sholeh Iskandar tepatnya di dekat Lotte Mart Yasmin, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, masih terlihat.
Perbaikan masih terus dilakukan oleh Kementerian PUPR melalui PPK 5.2.
Pantauan TribunnewsBogor.com, Senin (16/2/2026) di lokasi, areal lubang sudah mulai ditutup menggunakan terpal berwarna biru.
Areal sekitar ditutup menggunakan seng agar terlihat oleh pengendara.
Satu alat berat sudah berada di lokasi lubang ini.
Saat dilihat lebih dekat, material di bawah lubang ini beberapa diantaranya sudah dibongkar dan hancur.
Aliran air terus mengucur deras dari dasar lubang ini.
Ada saluran air atau gorong-gorong yang membuat rongga dibawahnya terlihat jelas.
“Jadi itu gorong-gorong air itu kebetulan salah satu gorong gorong dari drainase jalan tol borr. Jadi di jalan Tol BORR itu ada drainase kemudian di alirkan ke bawah ada crosing ke saluran,” kata Penilik PPK 5.2 Ivan Benny kepada TribunnewsBogor.com di lokasi.