Sebut Taqy Malik Mark Up Wakaf Al Quran, Randy Permana Siap Konsekuensi Jika Terbukti Hoax: Wallahi
Febriana Nur Insani February 16, 2026 04:38 PM

TRIBUNTRENDS.COM - Baru reda persoalan sengketa tanah, influencer Taqy Malik kini kembali terseret dalam pusaran kontroversi baru yang menghebohkan publik. Mantan menantu pengacara Sultan Kalijaga ini dituding melakukan praktik penggelembungan dana atau mark up dalam program wakaf mushaf Al-Quran.

Dugaan tersebut mencuat ke permukaan setelah Randy Permana, seorang fotografer asal Indonesia yang berdomisili di Arab Saudi, blak-blakan menyuarakan kejanggalan tersebut melalui platform media sosialnya

Taqy Malik kemudian bereaksi. Ia menantang Randy Permana untuk bertemu secara langsung. Ia juga memperingatkan Randy Permana mengenai dampak yang terjadi apabila ia membongkar semuanya.

Randy Permana tampaknya sudah muak dengan perbuatan Taqy. Ia bahkan siap menerima konsekuensi apabila kelak ucapannya terbukti menyebar hoaks.

Ia pun mengajak mantan suami Salmafina Sunan itu untuk bertatap muka langsung di Madinah dengan melibatkan kepolisian setempat sebagai penengah.

"Ya pesan saya, ya udah buktikan. Kalau memang yang saya sampaikan hoaks, keluarkan data, saya juga keluarkan data," kata Randy Permana dalam tayangan YouTube Reyben Entertainment yang dikutip Grid.ID, Senin (16/2/2026).

Randy bahkan siap mempertaruhkan nasibnya di negara tempat ia mencari nafkah tersebut jika terbukti berbohong.

"Apa perlu kita ketemu di Madinah, kita ajak polisi sebagai penengah apa yang dia lakukan itu bener atau salah," tantangnya.

"Dan saya sudah sampaikan, kalaupun dari pihak Saudi mengatakan yang dilakukan dia benar, dan saya dianggap fitnah karena saya hoaks, saya siap menerima konsekuensi apapun itu. Wallahi, saya terima," lanjut Randy.

Baca juga: Serangan Balik Taqy Malik Soal Wakaf, Ajak Randy Permana Ketemu: Bongkar Halus Apa Bongkar Habis?

POLEMIK WAKAF QURAN - Randy Permana tuding Taqy Malik lakukan mark up wakaf Al Quran. Ia pun memastikan telah memegang bukti.
POLEMIK WAKAF QURAN - Randy Permana tuding Taqy Malik lakukan mark up wakaf Al Quran. Ia pun memastikan telah memegang bukti. (Instagram @taqy_malik @paparich666)

Klaim Pegang Bukti

Keberanian Randy bukan tanpa alasan. Ia mengklaim memegang bukti berupa invoice atau nota pembelian mushaf yang pernah dilakukan Taqy Malik pada tahun-tahun sebelumnya. Randy menyebut, ia adalah sosok yang dulu membantu mencarikan toko langganan termurah untuk program wakaf Taqy.

"Invoice-nya pun, nota pembelian pun saya pegang. Saya punya. Kalau perlu saya wawancarain toko yang dia beli, saya punya," ungkap Randy.

Ia merinci bahwa Taqy pernah membeli ribuan mushaf dengan harga yang jauh di bawah harga jual wakaf yang ditawarkan ke publik saat ini (80 Riyal atau sekitar Rp 330 ribu).

"Dia beli di mana, dengan harga berapa. Kan dia yang tahun lalu butuh 500, 700 mushaf kan saya yang bantu nyariin di tempat toko langganan saya. Akhirnya dia ngambil 1.500. Invoice-nya ada di saya. Terus saya dibilang hoaks dari mana?" tutur Randy.

Sebagai informasi, kisruh ini bermula ketika Randy Permana menyentil harga program wakaf Al-Qur'an Taqy Malik yang dinilai tidak masuk akal. Randy yang sudah 5 tahun tinggal di Saudi menyebut harga pasaran mushaf wakaf (cetakan Madinah) hanya berkisar 30-40 Riyal (sekitar Rp 120 ribu - Rp 160 ribu). Sementara Taqy diduga mematok harga hingga 80 Riyal.

Pihak Taqy Malik sendiri sempat membela diri. Dalam klarifikasinya, Taqy membuktikan angka 80 Riyal adalah ucapan pedagang di depan Masjid Nabawi, bukan harga mutlak darinya.

Baca juga: Taqy Malik Mark Up Wakaf Al Quran, Lari dari Hotel ke Apartemen Terpencil demi Hindari Polisi Saudi

SKANDAL TAQY MALIK - Taqy Malik menghadapi dugaan baru yang berkaitan dengan program wakaf Al-Qur’an yang dikelolanya.
SKANDAL TAQY MALIK - Taqy Malik menghadapi dugaan baru yang berkaitan dengan program wakaf Al-Qur’an yang dikelolanya. (Kompas.com)

Selain itu, beredar narasi bahwa keuntungan dari wakaf tersebut juga diperuntukkan bagi pembebasan lahan Masjid Malikal Mulki. Namun, hal ini kembali dipatahkan oleh Randy.

"Ada yang bilang bahwa margin dari wakaf tersebut diperuntukkan juga untuk pembebasan lahan Masjid Malikal Mulki-nya. Ya buktinya sekarang masjidnya ke mana?" tanya Randy menohok.

Meski saat ini belum ada pemblokiran imigrasi untuk Taqy Malik masuk ke Saudi, Randy memperingatkan bahwa rekam jejak digital dan laporan di tempat kejadian bisa berakibat fatal.

Randy bahkan membocorkan bahwa Taqy pernah dicari-cari polisi Madinah pada Ramadan tahun lalu akibat membagikan makanan di area Mamsha Quba, dan saat itu Randy-lah yang menemaninya.

(TribunTrends.com)(Grid.ID)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.