Sambut Ramadan, Warga Pekik Nyaring Bengkulu Tengah Kompak Ziarah Kubur di TPU Tiga Dusun
Rita Lismini February 16, 2026 04:33 PM

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Suryadi Jaya

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU TENGAH - Menjelang datangnya bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, pengurus Tempat Pemakaman Umum (TPU) Tiga Dusun di Desa Pekik Nyaring, Kecamatan Pondok Kelapa Kabupaten Bengkulu Tengah, menggelar kegiatan ziarah kubur bersama, Senin (16/2/2026) pukul 09.00 WIB. 

Kegiatan ini menjadi yang pertama kali dilaksanakan secara kolektif sebagai bentuk persiapan spiritual menyambut bulan penuh berkah.

Sebelumnya, masyarakat juga melakukan ziarah kubur sebelum bulan suci Ramadhan, namun secara mandiri.

Dari pantauan wartawan tribunbengkulu.com, puluhan warga sudah datang lebih pagi ke lokasi pemakaman sembari membawa tikar masing-masing. 

Mereka tampak antusias mengikuti rangkaian ziarah, mulai dari pembacaan doa hingga tabur bunga di makam keluarga masing-masing.

Suasana khidmat menyelimuti TPU Tiga Dusun saat warga bersama pengurus makam memanjatkan doa untuk para leluhur. Ziarah kubur bersama ini menjadi inisiasi perdana yang digelar secara terkoordinasi di lokasi tersebut.

Pengurus TPU Tiga Dusun, Suparyo, mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk mengingatkan generasi penerus agar senantiasa menjalani kehidupan yang baik dan sesuai ajaran agama.

“Kegiatan ini kami laksanakan agar anak cucu selalu ingat perjalanan hidup, bahwa pada akhirnya kita semua akan kembali. Ini juga untuk menjaga tradisi dan nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat,” ujar Suparyo saat diwawancarai TribunBengkulu.com usai kegiatan ziarah.

Ia berharap kegiatan ziarah kubur bersama ini dapat terus dilaksanakan secara rutin setiap tahun menjelang Ramadan, sehingga menjadi tradisi yang mengakar di Desa Pekik Nyaring.

Sementara itu, Ketua Majelis Ulama Indonesia Bengkulu Tengah, Tarmizi, menyampaikan pihaknya sejak awal mendorong pelaksanaan ziarah kubur bersama di TPU Tiga Dusun. Setelah melalui proses dan koordinasi, kegiatan tersebut akhirnya dapat terealisasi tahun ini.

“Ziarah kubur merupakan bagian dari sunnah Rasulullah SAW. Tradisi ini mengandung makna mendalam sebagai pengingat bahwa setiap manusia pada akhirnya akan kembali kepada Allah SWT,” kata Tarmizi.

Menurutnya, selain sebagai bentuk ibadah dan doa bagi para almarhum, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi bagi generasi muda untuk menjaga tradisi yang baik serta memperkuat nilai-nilai keimanan menjelang Ramadan.

Dengan terlaksananya ziarah kubur bersama ini, masyarakat Desa Pekik Nyaring berharap dapat menyambut Ramadan 1447 Hijriah dengan hati yang bersih dan kesiapan spiritual yang lebih matang.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.