Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Suryadi Jaya
TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU TENGAH - Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (Disperindagkop UKM) Bengkulu Tengah memastikan ketersediaan gas elpiji 3 kilogram aman menjelang bulan Ramadan 1447 Hijriah.
Dari pantuan TribunBengkulu.com di lapangan, tim Disperindagkop UKM Bengkulu Tengah melakukan sidak ke sejumlah pangkalan gas di Kecamatan Pondok Kelapa, Senin (16/2/2026).
Wartawan menyaksikan di seluruh pangkalan yang dikunjungi, stok gas elpiji masih cukup banyak dan tidak terjadi antrean.
Kepala Disperindagkop UKM Bengkulu Tengah, Gunawan R, melalui Kabid Perlindungan Konsumen dan Pengawasan Barang Beredar, Mimi Noviarti, mengatakan pihaknya telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah pangkalan gas, Senin (16/2/2026).
"Hari ini kita melakukan sidak untuk melihat ketersediaan gas elpiji sebagai persiapan memasuki bulan Ramadan. Jadi untuk kesiapan, ketersediaan gas insya Allah aman selama menyambut bulan Ramadan," ujar Mimi saat diwawancarai usai melakukan sidak.
Dari hasil pantauan di lapangan, kata Mimi, tidak ditemukan antrean panjang maupun kekurangan stok di pangkalan.
"Insya Allah tidak ada kekurangan. Kita juga mendapatkan tambahan 2.800 tabung gas elpiji 3 kilogram yang didistribusikan untuk 256 pangkalan gas," jelasnya.
Ia menambahkan, distribusi tersebut disuplai oleh dua distributor, termasuk PT Andisa dan PT MIG. Pihaknya juga akan terus melakukan pemantauan selama Ramadan hingga menjelang Hari Raya Idul Fitri.
"Untuk jelang Lebaran nanti akan kita pantau lagi. Insya Allah dalam bulan puasa kita akan pantau kembali," katanya.
Sementara itu, salah satu pemilik pangkalan gas, Tri Sulistya (54), memastikan stok gas di pangkalannya dalam kondisi aman dan stabil.
"Aman, masyarakat cukup, tidak ada masalah gas, pokoknya stabil," ujarnya.
Ia menyebutkan, pada Senin (16/2/2026) pihaknya menerima 60 tabung gas elpiji 3 kilogram. Bahkan, sehari sebelumnya atau Minggu (15/2/2026), ada tambahan 100 tabung.
"Jadi dengan tambahan itu tidak langka," pungkasnya.