PKS Kota Kupang Tarhib Ramadhan, Pesan dan Penguatan Menuju Bulan Puasa 1447 H
Apolonia Matilde February 16, 2026 05:38 PM

 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi

 

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Kupang menyelenggarakan Tarhib Ramadhan. Kegiatan itu digelar untuk memberi pesan dan memperkuat jiwa menuju bulan puasa 1447 Hijriah. 

Kegiatan itu berlangsung di aula rumah makan Bundo Kanduang di Kelurahan Kelapa Lima, Senin (16/2/2026) dengan menghadirkan Ustad Hidayatul Mustafidz. Kegiatan tersebut merupakan kolaborasi DPW PKS NTT dan DPD PKS Kota Kupang. 

Dalam ceramahnya, Ustad Hidayatul menjelaskan mengenai alasan adanya puasa dan keutamaan dari salah satu wajib yang dilaksanakan umat muslim itu. 

Dia mengatakan, ercerita tentang Rukyatul hilal dan puasa yang mestinya satu bulan. Dia mengatakan, pada bulan Ramadan memang membuka pintu kebaikan dan menutup hal-hal buruk. 

Pada bulan itu, kata dia, ada satu malam itu yang merupakan malam Lailatul Qadar adalah malam yang paling baik dari seribu bulan. Ada hadits menyebut di 10 malam hari, ada juga yang menyebut pada malam tertentu. 

"Makanya tarawih jangan sampai bolong. 1000 bulan itu bonus untuk umat ini karena Ramadan," katanya. 

Ketua Panitia Hamzah Hamittu mengatakan, Ramadhan tidak sesederhana yang dipikirkan. Tidak semua berhasil dalam menjalankan ibadah puasa. Dari tindakan, lisan, pendengaran dan hati. 

"Maka kita harus mengikuti nasihat para ulama menjelang Ramadhan, memperbanyak taubat kepada Allah SWT," katanya. 

Dampak dari dosa, menurut dia, adalah memperlambat kecepatan dan menyulitkan dalam beribadah. Untuk itu, sebelum memasuki bulan puasa hendaknya bertaubat dan memperbanyak istighfar dan mempersiapkan diri dengan sebaik mungkin. 

Berangkat dari itu, DPD PKS Kota Kupang dan DPW PKS NTT melakukan Tarhib Ramadhan sebagai sarana untuk mempersiapkan diri dan ilmu untuk menyambut bulan suci Ramadhan. 

"Temanya Ramadhan bulan kemanusiaan, berbagi, menguatkan dan memulihkan," katanya menyebut kegiatan itu semua kader dan simpatisan PKS di Kota Kupang. 

Ketua DPW PKS NTT Rusding menjelaskan, dalam penceramah agar semua umat muslim khususnya kader dan simpatisan PKS agar mempersiapkan mental dan jiwa menghadapi bulan puasa. 

Pembersihan diri, menurut dia, bisa dengan pertaubatan melalui istighfar. Memasuki bulan puasa juga, seorang muslim perlu memiliki ilmu agar bisa dikerjakan dalam suasana puasa itu. Itu agar memberi amalan dan membentengi diri. 

"Jasad, fisik kita harus persiapan. Tidak seperti biasa. Biasa kita makan, puasa dari imsak kita menahan diri sampai adzan maghrib. Kurang lebih 13-14 jam wilayah NTT," ujarnya. 

Anggota DPRD NTT itu mengatakan, dalam kondisi itu seseorang diuji. Proses selama berpuasa itu memang banyak larangan. Semua itu tidak boleh dilakukan dan hanya berfokus pada amalan-amalan. 

Rusding berkata, saat berbuka puasa pun harus dijaga dengan baik agar tidak mencederai diri sendiri. Demikian juga dengan berbagi atau sedekah. Anjuran itu menjadi penekanan oleh penceramah. 

"Pahalanya sama dengan dia yang menerima sedekah. Dan bulan puasa pahala dilipatgandakan oleh Allah SWT. Puasa itu hanya untuk Allah. Puasa itu tidak ada yang tahu, bisa saja dibalik itu kita makan, minum. Puasa itu antara kita dan Tuhan yang tahu," ujarnya. 

Puncak dari itu semua adalah menjadi seorang yang bertakwa, yang bisa dikenal dengan perayaan Idul Fitri. Seorang telah melewati berbagi tantangan selama bulan Ramadhan untuk meraih kemenangan dipuncak. 

Dalam Tarhib Ramadhan itu, semata untuk mengingatkan umat muslim agar tetap menjaga fisik, jiwa dan perilaku maupun larangan selama bulan puasa. Rusding meminta kader dan simpatisan PKS di NTT agar mempersiapkan diri memasuki bulan Ramadhan. 

"Menjadikan kita siap, menjadi pribadi yang bertakwa. Timba ilmu, kecukupan rejeki bulan Ramadhan berbuat bagi kepada sesama. Hidupkan bulan Ramadhan," katanya. 

Selain itu, saat bulan Ramadhan nanti PKS NTT akan melaksanakan safari Ramadhan untuk membantu dan menemui warga di masing-masing daerah. Aksi itu untuk saling membantu kepada masyarakat yang membutuhkan. (fan)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.