TRIBUNNEWS.COM – Sejak bergabung dengan Barcelona pada musim panas 2022, Robert Lewandowski langsung menjelma sebagai poros utama di lini serang Blaugrana.
Terlepas dari faktor usia yang kini telah menginjak 38 tahun, ketajaman striker asal Polandia tersebut tetap menjadi senjata vital bagi klub asal Catalunya.
Hingga saat ini, Lewandowski telah mencatatkan 176 penampilan di semua kompetisi bersama Barcelona dengan torehan 114 gol, sebuah catatan yang menempatkannya sebagai salah satu penyerang paling produktif dalam sejarah modern klub.
Menjelang laga melawan Girona pada lanjutan Liga Spanyol musim 2025/2026, Selasa (17/2/2026) dini hari WIB, Lewandowski kini membidik rekor prestisius yang sebelumnya dipegang legenda klub, Ronaldinho.
Mengutip laporan Mundo Deportivo, Lewandowski hanya membutuhkan satu gol tambahan untuk menyamai capaian Ronaldinho.
Sejak bergabung pada 2022, Lewandowski telah mencetak gol dalam 57 pertandingan Liga Spanyol bersama Barcelona.
Catatan tersebut membuatnya sejajar dengan sejumlah nama besar seperti Xavi Hernandez, Ivan Rakitic, dan Ronald Koeman.
Jika Lewandowski mampu mencetak gol ke gawang Girona, ia akan mencapai torehan gol di 58 pertandingan liga, angka yang sama persis dengan catatan Ronaldinho selama berseragam Barcelona.
Pencapaian ini terasa semakin istimewa karena Ronaldinho membutuhkan lima musim penuh untuk mencatatkan rekor tersebut, sementara Lewandowski berpeluang menyamainya hanya dalam empat musim, dengan musim 2025/2026 menjadi musim keempatnya sejak debut pada 2022/2023.
Baca juga: Legenda MLS Remehkan Liga Arab Saudi, Lewandowski Disarankan Hadapi Lionel Messi
Dari sisi lawan, Girona tergolong target yang relatif bersahabat bagi Lewandowski. Dalam lima pertemuan melawan Girona di La Liga, ia telah mencetak empat gol, statistik yang tentu memicu kewaspadaan tuan rumah di Stadion Montilivi.
Namun, catatan tersebut menyimpan dinamika tersendiri. Meski Lewandowski cukup produktif, gol-golnya ke gawang Girona tidak selalu berbuah hasil positif bagi Barcelona.
Pada musim 2023/2024 yang secara luas dianggap sebagai musim terbaik dalam sejarah Girona, Lewandowski sempat mencetak gol di Montjuic dan Montilivi. Meski demikian, Barcelona tetap menelan dua kekalahan identik 2-4 dalam dua pertemuan tersebut.
Fakta itu menegaskan bahwa kontribusi individu Lewandowski kala itu belum cukup untuk menandingi performa kolektif Girona yang tampil luar biasa di bawah arahan Michel Sanchez.
Situasi berubah pada putaran kedua musim 2024/2025. Lewandowski tampil sebagai pembeda dengan mencetak dua gol krusial, sekaligus membawa Barcelona meraih kemenangan telak 4-1 atas Girona.
Penampilan tersebut kembali menegaskan nilai Lewandowski ketika Barcelona membutuhkan ketajaman, pengalaman, dan ketenangan di momen-momen krusial.
Sementara pada pertemuan terakhir kedua tim musim ini, Lewandowski absen karena cedera, meski Barcelona tetap mampu meraih kemenangan tipis 2-1.
Bagi Barcelona, laga melawan Girona bukan sekadar soal perburuan tiga poin atau pencapaian individu.
Potensi Lewandowski untuk menyamai atau bahkan melampaui catatan Ronaldinho menjadi simbol betapa krusialnya peran sang striker veteran di tengah proses transisi skuad.
Jika kembali mencetak gol, Barcelona bukan hanya semakin dekat dengan target klasemen, tetapi juga berpeluang menyaksikan satu lagi halaman sejarah klub ditulis oleh penyerang yang terus menolak tunduk pada usia.
(Tribunnews.com/Ali)