Laporan Wartawan TribunSolo.com, Anang Ma'ruf
TRIBUNNEWSMAKER.COM, SUKOHARJO - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukoharjo menaruh perhatian khusus pada pembangunan infrastruktur jalan yang masuk dalam kategori proyek strategis daerah.
Melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Sukoharjo (DPUPR), terdapat empat ruas jalan yang menjadi atensi utama pada 2026.
Kepala DPUPR Sukoharjo, Bowo Sutopo Dwi Atmojo, menyebutkan keempat proyek tersebut meliputi Jalan Tanjunganom–Daleman, Jalan Tawangsari–Pojok, Jalan Ambil-ambil–Tanjung, serta Jalan Adi Sumarmo di Kartasura.
Menurut Bowo, pembangunan infrastruktur jalan menjadi skala prioritas guna memperkuat konektivitas antardaerah, meningkatkan mobilitas masyarakat, serta memperlancar distribusi arus barang dan jasa.
“Ini sesuai arah kebijakan Ibu Bupati yang memprioritaskan pembangunan infrastruktur tanpa mengesampingkan program pembangunan daerah lainnya,” ujarnya, Senin (16/2/2026).
Ia menegaskan, penguatan infrastruktur jalan tidak hanya berdampak pada kelancaran transportasi, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui distribusi logistik yang lebih efisien.
Lebih lanjut Bowo, mengungkapkan Pemkab Sukoharjo telah mengalokasikan anggaran infrastruktur jalan pada 2026 dengan total nilai Rp40.391.261.000.
Besarnya anggaran tersebut menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam membenahi infrastruktur, meskipun di tengah kebijakan rasionalisasi keuangan daerah.
ia memastikan, selain proyek strategis, aduan masyarakat terkait jalan rusak dan berlubang juga tetap menjadi perhatian.
Pekerjaan pemeliharaan rutin terus dilakukan di sejumlah ruas jalan, terlebih menjelang arus mudik Lebaran.
“Pekerjaan pemeliharaan jalan terus dilakukan di sejumlah ruas jalan. Terlebih, sebentar lagi memasuki masa arus mudik Lebaran,” tandasnya.
Dengan langkah tersebut, Pemkab Sukoharjo berharap kualitas infrastruktur jalan semakin meningkat dan mampu mendukung aktivitas masyarakat secara optimal, khususnya menjelang Ramadan dan Lebaran 2026. (*)