Daftar 7 Wilayah Terdampak Banjir di Jateng, Hujan Deras Masih Berpotensi Seminggu Lagi
rival al manaf February 16, 2026 06:54 PM

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG -Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)  Jawa Tengah mencatat tujuh Kabupaten Kota terendam banjir menjelang perayaan Imlek 2026.

Tujuh daerah tersebut meliputi Kabupaten Grobogan, Kabupaten Demak, Kota Semarang, Kabupaten Semarang, Kabupaten Kendal, Pemalang, dan Kabupaten Tegal.

BPBD menyebut, banjir kali ini tidak lepas dari puncak musim hujan yang terjadi menjelang perayaan Imlek.

Baca juga: Nasib Tragis Muhammad Saleh, Hilang 2 Bulan Setelah Banjir Aceh Kini Ditemukan di Atas Tanaman Sawit

Baca juga: Kapan Tarawih Pertama Ramadan 2026 di Jawa Tengah? Berikut Kata Lembaga Falakiyah NU

"Iya saat ini puncak musim hujan, biasanya jelang Imlek seperti sekarang, ini ilmu titen ya, Imlek itu sebagai penanda puncak musim hujan," terang Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) BPBD Provinsi Jawa Tengah,  Bergas Catursasi Penanggungan, kepada tribunjateng.com, Senin (16/2/2026). 

Banjir yang menerjang tujuh daerah tersebut disebabkan oleh intensitas hujan tinggi yang terjadi pada Minggu (15/2/2026) hingga Senin (16/2/2026) dini hari.

Selain intensitas hujan tinggi, banjir menerjang kawasan permukiman lantaran tanggul jebol.

"Banjir karena tanggul jebol terjadi di Demak dan Grobogan, Semarang dan Kabupaten Semarang kena limpasan dari sungai. Kondisi serupa juga terjadi di daerah lainnya seperti Pemalang, Tegal," bebernya.

Bergas mengungkap dalam penanganan banjir kali ini telah menerjunkan personel yang melakukan evakuasi dan pemberian bantuan logistik.

Langkah suplai pemberian bantuan ini, pihaknya menggandeng Dinas Sosial (Dinsos).

Sementara bagi daerah yang terkena tanggul jebol, BPBD telah melakukan koordinasi dengan BBWS (Balai Besar Wilayah Sungai) Pemali-Juana untuk proses penutupan tanggul. 

"Namun, air sungai saat terpantau masih deras, tim sudah di lapangan dengan peralatannya masih menunggu air surut untuk menambal tanggul," ungkapnya.

Ia menambahkan, potensi hujan deras mengguyur Jateng bakal terjadi selama tujuh hari ke depan. Untuk itu, pihaknya kini masih melakukan pemantauan intensif di lapangan.

"Biasanya semingguan itu masih ada (potensi hujan deras) kami siaga terus dan koordinasi berbagai lembaga," imbuhnya.

Daftar Tujuh Daerah Terdampak Banjir Jelang Imlek 

Bersumber dari data BPBD Jateng berikut Tujuh Daerah Terdampak Banjir Jelang Imlek:

1. kabupaten Grobogan

Waktu Kejadian :  Senin, 16 Februari 2026 Pukul 02.00 WIB

Lokasi kejadian : 

Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah:

Kecamatan Kedungjati

Kecamatan Tegowanu

Kecamatan Gubug

Kecamatan Purwodadi

Kecamatan Karangrayung

Kecamatan Geyer

Kecamatan Toroh

Kecamatan Pulokulon

Kecamatan Penawangan

jumlah korban terdampak :  ± 4.700 KK terdampak (ribuan jiwa), termasuk desa-desa terdampak dengan ketinggian air 15 cm – 1 meter.

Evakuasi mandiri dilakukan oleh ± 30 jiwa di Kecamatan Pulokulon.

Penyebab kejadian :  Curah hujan tinggi. Kiriman air dari hulu Sungai Glugu dan Sungai Tuntang sehingga sungai meluap ke permukiman.

Tanggul jebol:

1 titik di Cabean, Kecamatan Tegowanu

3 titik di Sungai Jajar Baru, Desa Mojoagung, Kecamatan Karangrayung (panjang 15 meter)

2. Kabupaten Demak

Waktu Kejadian: Senin, 16 Februari 2026 Pukul 03.30 WIB

Lokasi Kabupaten Demak, Jawa Tengah:

Desa Tlogoweru, Kecamatan Guntur (Limpasan Sungai Cabean)

JUMLAH KORBAN TERDAMPAK

Dukuh Gatak, Desa Tlogoweru (RT 01–07 RW 02): 700 KK

Dukuh Weru, Desa Tlogoweru (RT 01–06 RW 01): 25 KK

Fasilitas umum terdampak:

Pendidikan: 3 unit (1 SD, 1 TK, 1 RA)

Tempat ibadah: 2 masjid

Perkantoran: 1 kantor desa

Makam: 3 makam + 1 punden

Lahan pertanian terdampak: 250 Ha

PENYEBAB KEJADIAN

Hujan dengan intensitas tinggi.
Sungai Cabean tidak mampu menampung debit air sehingga meluap ke permukiman dan jalan Desa Tlogoweru.

3. Kota Semarang

WAKTU KEJADIAN Senin, 16 Februari 2026 Pukul 01.00 WIB

LOKASI KEJADIAN Semarang, Jawa Tengah:

Rowosari, Kecamatan Tembalang

Perumahan Argi Residence

Grand Batik Semarang

Grand Permata Tembalang

Perumahan Dinar Indah (RW 26 Meteseh)

JUMLAH KORBAN TERDAMPAK

± 399 KK / ± 1.040 jiwa terdampak

Pengungsi: 18 jiwa (12 dewasa, 6 balita) di Masjid Iktifal Al Barokah

PENYEBAB KEJADIAN

Hujan deras.

Tanggul Sungai Pengkol jebol.

Sistem drainase tidak mampu menampung debit air sehingga meluap ke permukiman.

4. kabupaten Tegal

BANJIR PANTURA TEGAL - Jalan Pantura Kabupaten Tegal-Pemalang, Desa Kedungkelor, Kecamatan Warureja tergenang banjir, Senin (16/2/2026). Ketinggian air mencapai sekira 30 sentimeter dari luapan Sungai Rambut.
BANJIR PANTURA TEGAL - Jalan Pantura Kabupaten Tegal-Pemalang, Desa Kedungkelor, Kecamatan Warureja tergenang banjir, Senin (16/2/2026). Ketinggian air mencapai sekira 30 sentimeter dari luapan Sungai Rambut. (TRIBUN JATENG/Desta Leila Kartika)

WAKTU KEJADIAN Senin, 16 Februari 2026 Pukul ± 03.00 WIB

LOKASI KEJADIAN

Kabupaten Tegal, Jawa Tengah:

Desa Plumbungan, Kecamatan Kramat

Desa Kemuning, Kecamatan Kramat

Desa Sidaharja, Kecamatan Suradadi

JUMLAH KORBAN TERDAMPAK

Desa Plumbungan: 1.159 jiwa terdampak, 1 rumah roboh (bagian belakang), 1 orang luka ringan.

Desa Kemuning: 3.755 jiwa terdampak.

Desa Sidaharja: 896 rumah terdampak, 1.212 KK / 4.702 jiwa terdampak.

Total sementara terdampak: ± 9.616 jiwa
(1 korban luka ringan, 1 unit rumah roboh, 896 unit rumah terdampak)

PENYEBAB KEJADIAN

Hujan lebat.

Peningkatan debit Sungai Cacaban yang menyebabkan banjir di wilayah terdampak.

5. Kabupaten Semarang

Ringkasan SITREP Bencana – Kabupaten Semarang

Waktu Kejadian:
Kamis, 12 Februari 2026

Lokasi Kejadian:
Lingkungan Senali, Kelurahan Kalirejo, Kecamatan Ungaran Timur.

Lingkungan Kalianyar RT 03 RW 02, Kelurahan Kalirejo, Kecamatan Ungaran Timur.
Perumahan Leyangan Damai RT 02 RW 10, Desa Leyangan, Kecamatan Ungaran Timur.

Penyebab:
Curah hujan dengan intensitas tinggi.

Gerusan arus sungai serta genangan air yang melemahkan talud dan tebing.
Jumlah Korban:

Tidak dilaporkan adanya korban jiwa maupun korban luka.
Dampak Bencana:

Tebing kebun longsor (±3 m x ±3 m; tebal 40–80 cm) menutup akses jalan perkampungan.

Talud jalan pinggir sungai ambrol sepanjang ±10 meter dengan tinggi ±2,5 meter.

Talud belakang rumah warga ambrol sepanjang ±10 meter dengan tinggi ±2,5 meter.

Secara umum, kejadian menyebabkan kerusakan infrastruktur dan gangguan akses jalan, tanpa laporan korban manusia.

6. Pemalang

WAKTU KEJADIAN
Minggu, 15 Februari 2026
Pukul 22.00 – 02.30 WIB

LOKASI KEJADIAN
Kecamatan Pemalang, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, meliputi:

Desa Tambakrejo

Desa Lawangrejo

Desa Wanamulya

Desa Bojongnangka

JUMLAH KORBAN TERDAMPAK

Total keseluruhan:

1.599 KK

5.517 jiwa

1.445 unit rumah terdampak
Rincian per desa:

Tambakrejo: 800 KK / 3.200 jiwa

Lawangrejo: 614 KK / 1.838 jiwa

Wanamulya: 80 KK / 321 jiwa

Bojongnangka: 105 KK / 158 jiwa

PENYEBAB KEJADIAN

Curah hujan dengan intensitas tinggi.
Peningkatan debit Kali Rambut yang menyebabkan air meluap ke permukiman warga di bantaran sungai.

7. Kendal

WAKTU KEJADIAN
Senin, 16 Februari 2026

LOKASI KEJADIAN
Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, meliputi:

Jalan Raya Sukodono

Jalan Pahlawan 1

Jalan Pahlawan 2

Jalan Taat

Jalan Masjid

JUMLAH KORBAN TERDAMPAK

Data jumlah jiwa/KK terdampak dan kerugian masih dalam proses pendataan.
PENYEBAB KEJADIAN

Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.

Limpasan Sungai Kendal yang menyebabkan kenaikan debit air dan genangan pada ruas jalan serta permukiman warga. (Iwn)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.