TRIBUNLOMBOK.COM - Ramadan 2026 tinggal menghitung hari, dan biasanya kita sudah mulai membayangkan menu apa yang paling pas untuk memanjakan lidah sekaligus mengembalikan kebugaran tubuh setelah seharian berpuasa.
Kalau Anda mencari yang segar, ringan, dan sangat khas Lombok, Kelaq Kelor adalah jawaban paling sempurna.
Bayangkan saja, setelah seharian menahan dahaga, tenggorokan Anda disambut oleh kuah bening yang manis alami dan menyegarkan.
Di Lombok, kelaq kelor bukan sekadar sayur, tapi adalah "obat penawar" yang paling dicari, terutama jika di meja makan sudah tersedia Ayam Taliwang yang pedas menggigit. Keduanya adalah pasangan sejoli yang tak bisa dipisahkan.
Kelaq kelor bukan hanya soal rasa yang jernih dan ringan. Daun kelor dikenal punya nutrisi yang luar biasa.
Sangat bagus untuk menjaga imun tubuh selama berpuasa, kaya antioksidan, dan sangat baik bagi siapa saja mulai dari anak-anak hingga ibu menyusui.
Di pasar-pasar tradisional Lombok, seikat daun kelor segar sangat mudah ditemukan dengan harga yang sangat terjangkau.
Rasanya yang manis di lidah berfungsi sebagai penetralisir rasa pedas, membuat sesi berbuka puasa Anda jadi lebih seimbang dan tidak "berat" di perut.
Membuat menu ini di rumah sangatlah mudah. Anda bahkan bisa menyiapkannya hanya 10 menit sebelum azan Magrib berkumandang agar kesegarannya tetap terjaga.
Bahan-bahan yang perlu disiapkan
1 ikat daun kelor (petik daunnya saja, buang batangnya)
2 siung bawang putih (iris tipis)
4 siung bawang merah (iris tipis)
1 buah cabai merah (iris serong untuk pemanis warna)
1 sdt garam & 1 sdm gula pasir (sesuaikan selera)
800 ml air segar
Cara membuatnya