Tradisi Sambut Ramadhan di Kampung-Kampung Dibalut Gotong Royong dan Kebersamaan
Madrosid February 16, 2026 07:23 PM

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Menyambut datangnya bulan suci Ramadhan 1447 Hijriyah ini, umat Islam melaksanakan sejumlah kegiatan berkaitan dengan penyambutan dengan meriah.

Suasana kebersamaan mulai terasa terutama bagi warga masyarakat di kampung-kampung.

Tradisi sambut Ramadhan di Kampung-Kampung dibalut gotong royong dan kebersamaan benar-benar tercermin dari semangat warga yang bahu-membahu mempersiapkan lingkungan mereka.

Satu tradisinya yang masih terjaga dan kental hingga kini adalah memasang lampu penerangan di sepanjang jalan kampung.

Beragam cara pemasangan lampu hias jalan tersebut, kelap kelip dengan berbentuk gerbang atau sekedar hiasan di samping jalanan.

Warga secara sukarela urunan untuk membeli lampu dan perlengkapannya.

Baca juga: Imlek 2557, Ini Ucapan dan Pesan Bupati Kubu Raya Sujiwo

Tidak hanya itu, proses pemasangannya pun dilakukan bersama-sama, mulai dari memasang tiang tambahan, menarik kabel, hingga memastikan lampu menyala dengan baik.

Penerangan jalan ini bukan sekadar memperindah suasana, tetapi juga memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang beraktivitas pada malam hari.

Terutama saat menjalankan ibadah tarawih dan sahur selama Ramadhan.

Jalan yang terang membuat anak-anak, orang tua, hingga jamaah masjid lebih leluasa beraktivitas dan membuat suasana semakin semarak di Bulan Suci Ramadhan.

Tradisi ini juga menjadi momen mempererat tali silaturahmi antarwarga.

Canda dan tawa menghiasi proses pemasangan lampu, mencerminkan nilai gotong royong yang masih kuat di tengah masyarakat.

Ramadhan pun disambut tidak hanya dengan persiapan spiritual, tetapi juga dengan kebersamaan yang hangat di lingkungan kampung.

Seperti yang dilakukan warga Desa Kuala Dua di Parit Keramat RT/RW 012 / 001, tiap tahunnya mereka memasang lampu jalan.

Bahkan mereka melakukan urunan, untuk membeli seluruh perlengkapan lampu dan memasangnya secara bersama.

"Untuk menyambut bulan Ramadhan ini. Supaya suasana makin nyaman terang dan teduh," Kata Marhaki satu diantara warga di Gang Hijrah Parit Keramat.

Pemasangan lampu jalan ini sudah dilalukan tiap tahunnya denan design yang berubah-ubah.

"Tahun ini lampunya dipasang dengan lampu kelap-kelip," ungkapnya.

Menambah semarak gemerlap malam Ramadhan dari awal hingga akhir. "Ini hanya saat bulan puasa saja, karena kalau udah selesai ini kita buka lalu nanti dipasang lagi," turutnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.