Ngaku Serahkan Ratusan Juta pada Vicky Prasetyo, Wanita Paruh Baya Menangis Berharap Uang Kembali
Achmad Maudhody February 16, 2026 07:42 PM

BANJARMASINPOST.CO.ID - Nama presenter sekaligus komedian Vicky Prasetyo kembali menuai kontroversi.

Kali ini, Ia dituding melakukan penipuan dan penggelapan.

Adalah seorang wanita paruh baya bernama Nunun Lusida (60) yang kini menyeret Vicky ke ranah hukum.

Nunun mengaku pernah mengirimkan uang senilai Rp700 juta ke rekening pribadi Vicky Prasetyo.

Penyerahan uang itu terkait dengan iming-iming peluang untuk bersaing di Pilkada Bandung Barat 2024.

Melansir Tribunnews.com, hal itu diungkap Nunun saat menggelar konferensi pers bersama kuasa hukumnya, James Tambunan di Jatinegara, Jakarta Timur, Senin (16/2/2026).

Nunun mengaku, penyerahan uang itu dilakukan dalam konteks pinjam-meminjam.

James menjelaskan, uang diserahkan pada Januari 2024 setelah Vicky menjanjikan suami Nunun akan digandeng sebagai Calon Wakil Bupati Bandung Barat.

Namun janji itu tak pernah terwujud, pria yang kini jadi mantan suami Nunun itu tak pernah ikut berkontestasi dalam Pilkada Bandung Barat.

“Uang itu diminta dengan janji politik. Klien kami diyakinkan bahwa mantan suaminya akan ditandemkan sebagai calon Wakil Bupati.

Baca juga: Interaksi Aurel Hermansyah dengan Gen Halilintar Jadi Sorotan, Begini Kata Ashanty 

Selain itu, dijanjikan akan dikembalikan dalam waktu tiga hari,” kata James, dikutip dari Tribunnews.com, Senin (16/2/2026).

Nunun menuturkan, uang tersebut ditransfer langsung ke rekening pribadi atas nama Vicky Prasetyo.

Ia mengaku terpaksa mengorbankan tabungan masa tua dan anaknya demi memenuhi permintaan tersebut. 

“Karena diyakinkan dan demi mendukung suami saya waktu itu, saya serahkan uang tabungan anak saya. Tapi setelah uang diterima, pencalonan itu tidak pernah terjadi dan uang tidak dikembalikan,” ujarnya sambil menangis.

Menurut Nunun, setelah pencalonan gagal, Vicky berulang kali menjanjikan pengembalian uang.

Beberapa upaya telah dilakukan, namun gagal. Hingga hampir dua tahun berlalu, janji tersebut tidak pernah direalisasikan.

James menilai perbuatan tersebut memenuhi unsur pidana penipuan dan penggelapan.

“Kalau bicara hukum, unsur Pasal 372 dan 378 KUHP sudah terpenuhi. Ada janji, ada penyerahan uang, dan ada kerugian nyata yang dialami klien kami,” tegasnya.

Ia menambahkan, pihaknya telah melaporkan kasus tersebut ke Polres Cimahi sejak 2024.

“Sudah dilaporkan, ada bukti transfer, bukti percakapan, dan saksi. Tapi sampai hari ini belum ada kepastian hukum,” ujarnya.

Sementara itu, Nunun berharap uang yang dipinjamkan segera dikembalikan karena berdampak besar pada kehidupan keluarganya.

“Saya cuma minta uang saya dikembalikan. Itu untuk kehidupan saya dan anak-anak,” pungkasnya.

Vicky Gandeng Nunung Srimulat Buka Bisnis Restoran

Presenter Vicky Prasetyo sebelumnya sempat diisukan menggelontorkan uang hingga Rp1,5 miliar untuk membantu pelawak Nunung Srimulat membuka bisnis restoran.

Terkait rumor tersebut, Vicky Prasetyo memberikan klarifikasi mengenai besaran dana yang ia gelontorkan dalam bisnis restorannya bersama Nunung.

Vicky membenarkan dirinya memang ikut mengeluarkan modal untuk mendirikan restoran ayam panggang yang berlokasi di Kalibata, Jakarta Selatan. 

"Namanya kan buat usaha itu enggak mungkin bimsalabim langsung berdiri," kata pemilik nama asli Hendrianto ini, dikutip dari YouTube TRANS7 OFFICIAL, Selasa (7/10/2025).

Namun, Vicky Prasetyo menolak menyebut nominal yang dikeluarkannya untuk membangun usaha kuliner tersebut.

Mantan suami Kalina Ocktaranny ini hanya mengatakan bahwa ia dan Nunung dibantu satu orang rekan lainnya yang turut menanamkan modal.

"Ya lumayan lah, ada aku, ada Mas Nanang, Mami (Nunung Srimulat) juga, kita sama-sama taruh (modal)," jelas Vicky.

Vicky Prasetyo menjelaskan motif di balik kolaborasi ini adalah murni kepeduliannya terhadap kondisi wanita kelahiran Solo, 5 April 1963 itu.

Pria 41 tahun ini mengaku tersentuh setelah mendengar curahan hati Nunung mengenai perjuangannya melawan penyakit kanker dan kesulitan yang dihadapi terkait biaya pengobatan yang mahal.

"Aku sering dengar bagaimana mami untuk nebus obat aja kadang-kadang enggak ketebus dalam satu bulan karena angkanya lumayan," ujar Vicky Prasetyo.

"Terus hidup di kos, ya fight lah," tambahnya.

(Banjarmasinpost.co.id/Tribunnews.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.