Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Muamarrudin Irfani
TRIBUNNEWSBOGOR.COM, MEGAMENDUNG - Jalur wisata Puncak Bogor kini diawasi oleh kamera tilang elektronik atau ETLE portable.
Alat ETLE portable tersebut berada di Jalan Raya Puncak, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor.
Perangkat tersebut akan merekam pengendara yang memasuki kawasan Puncak Bogor secara non stop.
Dari pantauan TribunnewsBogor.com, flash dari kamera ETLE telah menyala ketika kendaraan melintas di bawahnya.
KBO Satlantas Polres Bogor, Iptu Ardian Novianto mengatakan, ETLE Portable tersebut akan beroperasi hingga libur lebaran nanti.
Ia menjelaskan, alat ETLE Portable tersebut merupakan pinjaman dari Polda Jawa Barat karena di jalur Puncak belum terdapat ETLE statis.
"Demi mendukung dan mempersiapkan kesiapan daripada Operasi Ketupat Lodaya nanti pada saat pengamanan Lebaran Idul Fitri, kami memasang ETLE portable," ujarnya, Senin (16/2/2026).
Selain menindak pelanggar lalu lintas yang terekam, keberadaan ETLE pada titik tersebut juga dapat membantu menghitung jumlah kendaraan.
Dengan keberadaan perangkat ETLE portable di titik tersebut maka jumlah kendaraan yang tercacat akan lebih akurat di banding penghitungan pada GT Ciawi yang selama ini menjadi acuan.
"Itu bisa kita gunakan baik itu untuk capture pelanggaran arus lalu lintas maupun kita gunakan sebagai counting data kendaraan yang melintas, baik itu yang naik maupun yang turun di sepanjang jalur Puncak," katanya.
Lebih lanjut, ia mengatakan ETLE portable tersebut mulai diuji coba pada esok hari yakni Selasa (17/2/2026) dan dipasang hingga Operasi Ketupat Lodaya 2026 selesai.
Meskipun saat ini kamera tersebut telah beroperasi, namun secara keseluruhan sistem alat tersebut perlu dilakukan pengkalibrasian terlebih dahulu.
"Alatnya sudah meng-capture namun belum bisa kita validasi masih menunggu kalibrasi dari Polda Jabar dan kemungkinan esok hari, namun pelanggaran-pelanggaran yang sudah terekam itu nanti akan coba kita lihat apakah itu bisa kita validasi dan kita bisa kirimkan kepada pelanggar ke alamatnya masing-masing," katanya.